Prohaba.co
Pasien Ditiduri Dukun Hingga Hamil
Senin, 28 Januari 2019 11:44 WIB
* Alasan Agar Bebas dari Guna-guna dan Mendapat Jodoh

SUKA MAKMUE - Pria gaek, Irawan (60) warga Desa Serbaguna, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, yang sehari-hari berpraktik sebagai dukun, Sabtu (26/1), dicokok polisi, sejenak dilaporkan telah menghamili wanita muda NW (23), salah seorang warga Darul Makmur, Nagan Raya.

Nasib malang menimpa NW, hanya karena keluarga wanita itu meminta tolonjg kepada Irawan, agar NW segera mendapat jodoh. Alih alih mendapoat jodoh, Irawan malah menggarap daun muda itu, dengan dalih membebaskan dari guna guna seseorang, hingga wanita NW tak kunjung dapat suami.

Namun ketika ia akan mendapatkan jodoh, gegerlah keluarga NW, saat wanita itu ditest kehamilan sebagai syarat untuk menikah. NW ternyata sedang berbadan dua. Semua itu ternyata karena ulah bejat sang dukun cabul, Irawan. “Pencabulan terhadap korban yang dilakukan oleh sang dukun itu sejak bulan Juli 2018 lalu, hingga menyebabkan korban berbadan dua. Atas kejadian itu, korban NW bersama orang tuanya beserta beberapa saudara korban melaporkan kasus itu ke Mapolsek Darul Makmur pada, Sabtu (26/1) agar tersangka mempertanggung jawabkan perbuatannya,” kata Kapolres Nagan Raya, AKBP Giyarto melalui Kapolsek Darul Makmur Ipda Zuhatta Mahadi, Minggu (27/1).

Sejenak menerima laporan, polis bergerak cepat membekuk Irawan di rumahnya, dan kini telah mendekam di sel tahanan Mapolsek Darul Makmur.

Dari penelusuran polisi, Irawan dengan segala akal bulusnya membuat persyaratan agar NW mau melakukan hubungan badan agar korban sembuh dari guna-guna dan bisa mendapatkan jodoh kembali.

Dijelaskan Ipda Zuhatta, kasus pencabulan hingga menyebabkan NW hamil 6 bulan itu berawal dari pengobatan spriritual yang berlangsung di rumah Irawan yang berprofesi sebagai salah satu dukun  di Desa Serbaguna, Kecamatan Darul Makmur.

Disebutkan, pada bulan Juli 2018 lalu NW beserta ibunya datang ke rumah Irawan di Desa Serbaguna untuk mengobati NW yang menurut orang tuanya sulit mendapatkan jodoh.

Irawan yang melihat peluang, langsung menyatakan bahwa korban NW telah diguna-guna oleh seorang pria yang tidak di ketahui identitasnya, sehingga korban sulit mendapatkan jodoh.

Setelah melakukan pengobatan pertama, korban disarankan untuk tinggal atau menginap sementara di rumah tersangka Irawan di Desa Serbaguna, lalu ke esokan harinya tersangka melakukan pengobatan lanjutan terhadap korban yang berlangsung di dalam kamar tersangka atau kamar sang dukun. Dengan segala dalih licik, Irawan berhasil menundukkan NW hingga pencabulan itu berlangsung. “Dari Pengakuan korban, hubungan terlarang itu lebih sekali. Korban baru mengetahui telah hamil yaitu pada tanggal 24 Januari 2019, saat melakukan tes kehamilan di Puskesmas untuk syarat nikah. Mengetahui hamil korban langsung memberitahukan kejadian itu kepada ibunya dan melaporkan ke Polsek Darul Makmur,” ujar Ipda Zuhatta Mahadi.(c45)

Editor : bakri