Prohaba.co
Besok, Visum Jenazah Rasyidin Keluar
Minggu, 27 Januari 2019 10:08 WIB
* Kasus Jenazah Dilarikan Balik ke RSUD

MEULABOH - Kepolisian Resort (Polres) Aceh Barat menyatakan, hasil visum terhadap jenazah Rasyidin (62) warga asal Banda Aceh yang dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh pada Jumat (25/1), akan keluar pada Senin (28/1) besok. “Informasi dari rumah sakit, Senin siang keluar,” kata Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa SIK melalui Kapolsek Kaway XVI, Ipda Andri J, Sabtu (26/1) kemarin.

Menurutnya, hasil visum itu untuk mengetahui kondisi yang lebih pasti jenazah Rasyidin. Langkah awal untuk memastikan darah yang dilaporkan keluar di kepala dan hal-hal lain. “Visum itu akan diteruskan ke Banda Aceh. Tentu di mana pihak melaporkan kasus itu ke polisi di Banda Aceh karena TKP (tempat kejadian perkara) di sana,” katanya.

Ia mengatakan, pemakaman terhadap Rasyidin sudah dilakukan di kuburan umum Desa Pasi Jambu, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat yakni selesai sekira pukul 22.00 WIB. Demikian juga polisi ikut memantau terhadap perkembangan sejak peristiwa yang sempat heboh tersebut, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapolsek menjelaskan, dari keterangan sementara, ketika ditanyai kepada anak korban, diakui jika orang tua mereka Rasyidin jatuh dari tempat tidur.

Anaknya tersebut sebanyak 5 orang tinggal di Banda Aceh. Kelanjutan kasus untuk memastikan penyebab kematian dilakukan oleh pihak polisi di Banda Aceh, karena TKP di sana.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rasyidin (62) warga Desa Lampaseh Kota Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (25/1) subuh sekira pukul 05.00 WIB di rumahnya. Pria yang pensiunan guru itu dibawa pulang ke rumah keluarganya di Desa Pasi Jambu, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat.

Sontak saja menjadi heboh, ketika tiba di rumah duka di Meulaboh sekira pukul 16.30 WIB, saat keluarga ingin melihat jenazah yang sudah dikafani, namun warga menemukan kejanggalan yakni darah bercucuran di kepala serta disebutkan sempat diraba pada leher masih berdenyut. Akhirnya jenazah yang akan dikebumikan itu dibawa lari ke rumah sakit untuk memastikan kondisinya apakah sudah meninggal dunia atau belum.

Rasyidin selama ini menetap di Banda Aceh sebelumnya berprofesi sebagai guru. Belum diketahui persis sakit apa yang mendera sehingga tiba-tiba dilaporkan Rasyidin meninggal dunia ketika di dalam kamar rumahnya di Desa Lampaseh Kota. Terhadap laporan meninggal juga disebut-sebut sudah dicek oleh tenaga medis di Banda Aceh.

Pihak keluarga sudah melaporkan insiden kematian Rasyidin ke Polres Aceh Barat untuk divisum, sehingga bisa dipastikan apakah meninggal wajar atau tidak. Termasuk juga keluarga di Banda Aceh untuk melaporkan peristiwa ini ke Polsek di sana.(riz)

Editor : bakri

Aceh-barat Populer