Prohaba.co
Komplotan ‘Copet’ Swalayan Beraksi di Sigli
Jumat, 25 Januari 2019 11:08 WIB
* Satu Orang Diringkus, Satu Lari Naik Becak

SIGLI - Komplotan maling di toko swalayan berlagak pembeli beraksi di pusat perbelanjaan Sigli, Pidie, Senin (22/1) sekitar pukul 15.30 WIB. Toko grosir ‘Jasa Saudara’ yang menjual bahan kelontong milik Aiyub Sami (39) di Gampong Kramat Dalam, Kecamatan Kota Sigli, menjadi sasaran pencuri yang berjumlah tiga orang.

Mereka terdiri atas dua wanita dan satu pria dan menggunakan mobil Agya putih saat beraksi. 

Penelusurusam polisi, dua wanita mengaku bernama Klara (25) dan Lilis (25) keduanya IRT serta Saiful (30). Ketiganya tercatat warga Aceh Tenggara. Klara berhasil ditangkap warga, kini diamankan Polsek Kota Sigli, sementara Lilis dan Saiful berhasil kabur.

Berdasarkan informasi diperoleh Prohaba, Kamis (24/1), dari warga dan sumber kepolisian, aksi pencurian itu hanya menghebohkan warga di sekitar toko kelontong milik Aiyub Sami, warga Gampong Dayah Lampoh Awe, Kecamatan Simpang Tiga.

Kejadian itu jelang pedagang hendak menutup tokonya. Suasana sedikit sepi dimanfaatkan komplotan pencuri melakukan aksinya.

Bermula satu mobil Agya warna putih berhenti di depan toko milik Aiyub Sami, dua wanita turun dari mobil, tanpa ragu masuk ke toko kelontong.

Kedua wanita muda itu belakangan diketahui bernama Klara dan Lilis. Sementara sopir diketahui bernama Saiful menunggu di mobil dengan mesin masih hidup. Klara warga Desa Batung, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara. Lilis dan Saiful warga Blangkejeren, Aceh Tenggara.

Klara yang bertugas membelikan barang menghampiri Aiyub yang sendiri di toko miliknya. Klara membeli barang, antara lain, dua odol gigi, dua sabun cuci piring, satu spon, satu botol minyak kayu putih ukuran kecil, satu bedak bayi kecil dan satu sabun mandi. Saat pemilik toko menghitung barang yang totalnya mencapai Rp 100 ribu, Lilis memamfaatkan kelengahan itu dengan mengambil satu kardus rokok Marlboro. Dengan gerak cepat Lilis memasukkan rokok ke dalam mobil Agya yang telah parkir di depan toko. 

Namun, saat Lilis mengambil rokok pemilik toko sempat memergokinya. Spontan pemilik toko berteriak pencuri. Saiful yang di dalam mobil Agya langsung tancap gas untuk kabur. Sementara Lilis yang tidak sempat naik mobil, harus menggunakan jasa becak melarikan diri. Adapun Klara yang masih di dalam toko ditangkap Aiyub, yang kemudian diserahkan kepada Polsek Kota Sigli.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, kepada Prohaba, Kamis (24/1) menjelaskan, kasus pencurian di toko kelontong  milik Aiyub Sami telah ditangani Polsek Kota Sigli. Bahkan, polisi telah mengamankan satu pelaku wanita bernama Klara IRT bersama barang-bukti (BB) di mapolsek. BB tersebut adalah satu kardus rokok Marlboro, dua odol gigi, dua sabun cuci piring, satu spon, satu botol minyak kayu putih ukuran kecil, satu bedak bayi kecil, satu sabun mandi dan uang pecahan Rp 100 ribu. “Dua pelaku yang berhasil kabur bernama Lilis dan Saiful masih dalam pengejaran petugas. Mereka itu komplotan yang aksinya hampir dilakukan di seluruh Aceh,” ujarnya.

Ia menambahkan, satu kardus rokok Marlboro yang sempat dibawa kabur dengan mobil Agya, belakangan diletakkan komplotan pencuri 

di kios ponsel milik Muhammad Nurzahri, (22) di Desa Lueng, Kecamatan Peukan Baro, terletak dalam wilayah hukum Polsek Indrajaya. Sehingga Polsek Kota Sigli berkoordinasi dengan Polsek Indrajaya untuk mengambil BB tersebut. “Satu kardus rokok Marlboro dititipkan di kios ponsel setelah Klara memberitahukan kepada polisi. Saat kabur Lilis sempat menghubungi Klara bahwa rokok itu dititipkan di satu kios ponsel milik Muhammad Nurzahri. Jadi anggota kita telah mengambilnya BB tersebut,” pungkasnya.(naz)


Editor : bakri