Prohaba.co
Perangkat Komputer Milik SMPN 3 Babahrot Dijarah
Kamis, 24 Januari 2019 11:56 WIB
BLANGPIDIE - Sebanyak 9 unit monitor komputer milik SMPN 3 Babahrot Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), raib digondol maling. Tidak hanya monitor, 3 unit mouse, 3 unit keyboard, 1 unit printer dan 3 unit video graphics adapter (VGA) juga hilang.

Ketua Kobar GB Abdya, Rusli didampingi Kepala SMPN 3 Babahrot, Rosmanidar SPd mengatakan, semua perlengkapan penunjang belajar siswa yang hilang itu berada dalam gedung laboratorium TIK sekolah setempat. Peristiwa kemalingan itu terjadi Selasa (22/1) diperkiarakan sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Sebelumnya, kata Rusli, pejaga sekolah sempat melakukan pengecekan kondisi sekolah sekitar pukul 01.00 WIB, saat itu kondisi perlengkapan TIK masih utuh. Bahkan tidak ada tanda-tanda kalau sekolah itu telah dibobol maling. “Besar kemungkinan setelah penjaga sekolah pulang, barulah maling ini beraksi dan mengambil perlengkapan dalam laboratorium sekolah,” paparnya.

Maling masuk ke dalam dan mengambil sejumlah barang melalui jendela yang sebelumnya telah dibobol serta merusak teralis besi laboratorium.

Menurutnya, musibah kemali—ngan yang dialami SMPN 3 Babah—rot itu bukanlah kali pertama. Seingatnya sudah lima kali sekolah itu dimasuki maling dan mengambil sejumlah barang berharga. Barang yang dicuri pun beragam, seperti tabung gas, mesin pompa air dan perlengkapan penunjang belajar siswa.

Pihaknya telah melaporkan musibah kemalingan itu ke Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Abdya serta pihak kepolisian setempat untuk segera diusut.

Ditambahkan, aksi pencurian yang telah terjadi berulang kali ini bisa saja dipicu oleh kondisi sekolah yang belum me—miliki pagar pengaman secara utuh. Sementara lokasi sekolah  lumayan jauh dari permukiman warga. Ditambah lagi sekolah dimaksud belum memiliki rumah dinas untuk pejaga sekolah.

Pasca mendapatkan laporan dari pihak sekolah, Kadisdikbud Abdya, Jauhari SPd didampingi Kabid Pendidikan Dasar, Muhammad Hasan, Ketua Kobar-GB Abdya, Rusli Ama dan pengawas sekolah, langsung datang ke lokasi guna meninjau kondisi sekolah tersebut. Pihak kepolisian setempat juga telah turun ke lokasi guna melakukan penyelidikan.(c50)

Editor : bakri