Prohaba.co
Ayah Dicambuk, Anak Beber Fakta
Kamis, 24 Januari 2019 11:55 WIB
CALANG – Kejaksaan Negeri Aceh Jaya melakukan eksekusi cambuk terhadap Rusli (55) warga Desa Lhut, Lamno, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya. Pria itu divonis karena menjual ie jok masam atau tuak.

Rusli harus menjalani hukuman cambuk sebanyak 13 kali cambukan dari total 15 kali cambukan yang ditetapkan Pengadilan Negeri Aceh Jaya.

Sejenak hukuman cambuk usai dilaksanakan, seorang wanita muda yang juga anak Rusli membeberkan beberapa fakta, termasuk soal ie jok masam yang hanya titipan orang, serta pelakunya kini tak tentu rimbanya. “Ayah kami dijebak, semua orang tahu, ayah hanya menjual air nira manis,” kata perempuan itu dalam nada tinggi.

Wanita itu juga menyebutkan hukum yang tidak adil. “Mungkin karena kami tak punya apa apa, makanya begini,” teriak wanita itu sembari melempar setumpuk kertas.

Eksekusi cambuk berlangsung di halaman Masjid Jabal Rahmah, Calang, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya. Ikut disaksikan oleh Sekda Aceh Jaya, Kasi Pidum Kajari Aceh Jaya, para kepala SKPK dan masyarakat.

Kasi Pidum Kajari Aceh Jaya Endi Ronaldi, menjelaskan jika eksekusi cambuk ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan oleh Kejaksaan Aceh Jaya. “Sesuai putusan, yang bersangkutan kita cambuk 13 kali dari total 15 kali dalam kasus khamar, dimana pelaku berperan sebagai penjual,” jelasnya kepada awak media.

Menurutnya, kasus itu merupakan satu-satunya kasus yang ditangani oleh pihaknya dalam kurun waktu tahun 2018. “Selain ini, perkara penyelidikan belum ada yang masuk ke kita,” imbuhnya.

Sementara itu, Bukhari yang merupakan anak dari Rusli mengaku jika ayahnya tersebut dijebak oleh seseorang. “Ayah dijebak, karena barang itu dititip sebentar, lalu tiba tiba ada penggerebekan. Bahkan yang menitip itu kini tak tentu lagi rimbanya,” beber Bukhari sambil menunjukan surat pernyataan bermaterai kepada awak media.

Pihak keluarga tervonis meminta agar penitip itu juga diproses hukum. “Ayah saya memang jual air nira, tapi nira manis dan semua orang juga tahu dan banyak yang beli ke ayah saya,” pungkasnya.(c52)

Editor : bakri