Prohaba.co
Polisi Tembak Pelaku Jambret
Selasa, 22 Januari 2019 11:21 WIB
* Emas 50 Mayam dan Uang Rp 29 Juta Disita

MEULABOH - Personel Polres Aceh Barat terpaksa melumpuhkan seorang penjambret dengan tembakan ke kaki, karena berusaha kabur saat akan dibekuk. Kriminalis jalanan yang dihadiahi terjangan timah panas itu adalah AR (29) warga Desa Kuta Tuha Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya.

Pemuda itu dicokok 16 Januari 2019 lalu, dan ditengarai terlibat dalam sejumlah kasus jambret atau tindak pidana dengan kekerasan (curas) pada sejumlah titik di Aceh Barat. Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti (BB) emas sebanyak 50 mayam (165 gram) dan uang Rp 29 juta.

Kasus jambret diterjang timah panas itu diungkapkan Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa SIK didampingi Kasat Reskrim, Iptu M Isral SIK, dalam konfrensi pers di Mapolres Senin (21/1). Konfrensi pers ikut dihadiri KBO Reskrim Iptu P Pangabean, dan turut diperlihat pria AR (29) selaku tersangka penjambret.

Turut juga diperlihatkan BB berupa emas 12 bentuk dengan total 50 mayam (165 gram) serta uang sebesar Rp 29 juta. “Pelaku melawan petugas ketika ditangkap. Sehingga personel terpaksa melumpuhkan dengan menembak kaki pelaku,” kata Kapolres Raden Bobby Aria Prakasa.

Kapolres menjelaskan, pelaku ditangkap di rumahnya di Nagan Raya pada 16 Januari 2019 lalu, setelah polisi mendapat laporan dari seorang korban asal Desa Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Korban dijambret ketika keluar dari sebuah swalayan di Gampa, Meulaboh, kala itu pelaku membawa kabur emas milik pelaku.

Setelah tersangka berhasil ditangkap, polisi mengembangkan kasus tersebut, ternyata BB yang dijambret selama ini disimpan pada sebuah lokasi di perkebunan di Nagan Raya. Namun ketika akan ditunjuk lokasi pelaku melarikan diri serta melawan petugas sehingga dilumpuhkan dengan tembakan.

Dari kebun itu, sejumlah hasil jambret pelaku diamankan sebagai barang bukti (BB). “Sejauh ini jumlah pelaku satu dan dari pemeriksan terlibat jambret pada sejumlah lokasi di Aceh Barat. Setelah menjambret pelaku membawa hasil kejahatannya ke Nagan Raya,” katanya.

Menurut Kapolres, kasus ini masih dikembangkan penyidik serta selain BB juga turut diamankan satu unit sepeda motor (sepmor) pelaku yang selama ini digunakan dalam menjalankan aksinya. “Pelaku dijerat dengan Pasal 365 jo 362 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” katanya.

Kapolres Aceh Barat kembali mengimbau warga untuk hati-hati ketika membawa tas terlebih yang isinya barang berharga. “Tingkatkan kewaspadaan serta hati-hati menggunakan barang berharga,” demikian Raden Bobby Aria Prakasa.(riz)

Editor : bakri