Prohaba.co
Dua Unit Rumah di Perumahan Socfindo Ludes Diamuk Api
Senin, 21 Januari 2019 12:05 WIB
SUKA MAKMUE - Dua unit rumah di perumahan PT Socfindo di Simpang Tiga, Desa Sukajadi, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Sabtu (19/1) sekitar pukul pukul 23.15 WIB malam ludes di lalap api. Dalam peristiwa itu tidak korban jiwa, namun isi rumah tidak bisa diselamatkan dari kobaran api, dan penyebab kebakaran diduga akibat konslet arus listrik dari salah satu rumah yang terbakar.

Suyadi, Keuchik Sukajadi, Kecamatan Darul Makmur, Minggu (20/1) mengatakan, saat kejadian kebakaran, pemilik rumah berada di dalam sedang beristirahat bersama keluarga.

Amuk api baru diketahui telah saat api sudah menyala besar disertai kepulan asap. Dalam kondisi panik pemilik rumah lari keluar guna menyelamatkan diri dari kobaran api yang membakar rumah dan isinya.

“Tidak ada isi rumah yang dapat diselamatkan dalam kejadian itu selain satu unit sepeda motor dan baju yang ada di badan. Para korban kebakaran kini tinggal di rumah tetangga yang berada di lokasi perumahan tersebut,” jelas Suyadi.

Sebelumnya, para tetangga yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan bantuan dengan menyirami air mengunakan ember dan peralatan lain seadanya. Namun upaya warga tersebut tidak membuahkan hasil untuk memadamkan api, karena api lebih cepat membakar rumah dan isinya saat itu.

Sedangkan mobil pemadam yang datang ke lokasi agak sedikit terlambat, sehingga dua unit rumah tersebut tidak sempat diselamatkan. Armada pemadam akhirnya melokalisir api untuk tidak menjalar ke rumah warga lainnya yang berdekatan di lokasi perumahan itu.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Giyarto melalui Kapolsek Darul Makmur Ipda Zulhatta mengakui adanya kebakaran dua unit rumah perumahan yang dihuni oleh dua karyawan PT Socfindo. Kebakaran tersebut diduga akibat konslet arus listrik. “Peristiwa kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa, akan tetapi sejumlah barang dan isi rumah tidak sempat diselamatkan, karena api lebih cepat berkobar menjalar ke semua ruangan rumah saat itu,” jelas Zulhatta.(c45)


Editor : bakri