Prohaba.co
Warga Adan Ditemukan Jadi Mayat
Jumat, 18 Januari 2019 11:19 WIB
* Setelah Tiga Hari Hilang Ditelan Arus

BLANGPIDIE - Ali Ajir (32), warga Gampong Adan, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), akhirnya ditemukan telah menjadi mayat di aliran Krueng (Sungai) Beukah) lokasi Babah Dua, Gampong Cot Jirat, Kecamatan Blangpidie, Kamis (17/1) pagi.

Laki-laki yang bekerja menarik kayu olahan dalam  hutan di hulu sungai tersebut dilaporkan hilang ditelan arus yang sedang meluap, setelah meloncat dari rakit kayu yang ditumpanginya di Tuwi Alue Raya, tiga hari lalu atau Senin (14/1) sore.

Kepala Operasi Satgas SAR Abdya, Erizal, Kamis kemarin menjelaskan, mayat korban ditemukan warga Gampong Cot Jirat yang beraktivitas di pinggiran sungai lokasi Babah Dua.

Mayat korban ditemukan dalam posisi telungkup tersangkut pada tumpukan ranting kayu dalam aliran Krueng Beukah lokasi Babah Dua arah tebing sungai Gampong Cot Jirat atau sekitar 500 meter sebelum jembatan Pulau Kayu pada lintasan Jalan Nasional Blangpidie-Meulaboh. 

Ketika ditemukan, jasad alm Ali Ajir masih dibalut pakaian, celana warna biru dan baju kaos warna merah dalam keadaan tersingkap serta kondisi mayat mulai mengembung. Lokasi temuan mayat korban tersebut berjarak sekitar 5 km dari lokasi awal korban hilang ditelan arus di Tuwi Alue Raya.

Itu berarti, jasad korban telah terbawa arus Krueng Beukah sejauh sekitar 5 km melewati  Tuwi Beulangoeng, bendungan Irigasi Kuta Tinggi di Gampong Babah Lhueng. Selanjutnya melewati aliran sungai Gampong Kuta Tinggi, Mata Ie, Keude Siblah, Kuta Bahagia (Paya) dan akhirnya tersangkut pada tumpukan ranting kayu lokasi Babah Dua, Gampong Cot Jirat.

Jasad korban kemudian dievakuasi anggota SAR, BPBK, masyarakat dan anggota tim gabungan yang mencari korban selama tiga hari terakhir. Jasad yang mulai menebar bau itu dimasukkan ke dalam kantong mayat, kemudian diangkat ke dalam perahu karet Basarnas. Selanjutnya,  mayat korban  dibawa ke mobil ambulance yang sudah menunggu di tebing sungai Gampong Cot Jirat.

Jenazah alm Ali Ajir sempat dibawa menuju Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan (RSUD-TP) di Padang Meurantee, Susoh. Beberapa saat kemudian  dibawa pulang dengan  mobil ambulans kediamannya di Gampong Adan, Kecamatan Tangan-Tangan.

Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT turut serta mengantarkan pulang jenazah alm Ali Ajir, termasuk  Kepala BPBK, Amiruddin dan pihak lainnya. Tiba di rumah, jenazah warga miskin itu disambut isak tangis pihak keluarga. Korban yang berkerja sebagai penarik kayu itu meninggalkan istri, Ny Aisyah (26) dan satu putri, Saila Purnama yang baru berumur sekitar 2,5 tahun.(nun) 

Editor : bakri