Prohaba.co
Polres Bireuen Tangkap 15 Tersangka Bersama Dua Kilo Sabu
Senin, 14 Januari 2019 11:07 WIB
* Ada yang Sempat Berduel Dengan Polisi

BIREUEN - Sejak 1 hingga 11 Januari 2019 lalu, jajaran Polres Bireuen dari Satuan Narkoba serta sejumlah Polsek berhasil menangkap 15 tersangka kasus sabu dan mengamankan 2 kilogram lebih benda haram itu dari sejumlah lokasi terpisah.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi yang didampingi Kasatreskrim  Nakorba, Ipda M Nazir SH MH, Minggu (13/1) mengakui jika belasan warga ditangkap tersangkut kasus narkotika jenis sabu, sejak awal Januari sampai Jumat (11/1) lalu. “Ada beberapa kasus sudah dipublikasikan dan ada yang belum diketahui publik dan ada kasus sedang dalam proses pengembangan,” ujar Kapolres.  

Kapolres Bireuen menyatakan, perang memberantas narkoba terus dilakukan selain tim dari Satnarkoba juga peran jajaran Polsek bekerja maksimal memberantas narkotika di Bireuen.   Kasat Narkoba mengatakan, tim lapangan Satnarkoba, sekitar pukul 11.30 WIB, Jumat (11/1) berhasil menangkap dua orang yang diduga sebagai tersangka kasus narkotika berinisial Ham (30) beralamat di Desa Krueng Simpo, Juli dan Sah (22) beralamat di Desa Tanjong Bungong, Jeunieb. Keduanya ditangkap di kawasan Gampong Tanjong Bungong, Jeunieb.

Barang  bukti yang berhasil diamankanpaket diduga narkotika jenis sabu yang dikemas dengan plastik bening seberat 1.090 gram dan sejumlah barang bukti lainnya.

Kemudian, tim dari Polsek Kota Juang Bireuen bersama anggota Polres pada pukul 19.00 WIB, Jumat (11/1) juga berhasil  menangkap seorang tersangka berinisial Ris (38) warga Dusun Rayeuk Muda, Desa Bireuen Meunasah Capa, Kota Juang Bireuen.

Tersangka ditangkap di kawasan Desa Cot Trieng Jeumpa, adapun barang bukti yang berhasil diamankan sabu seberat  26,16 gram. Penangkapan lainnya terjadi pada pukul 20.30 WIB, Kamis (10.1) di kawasan Gampong Baro, Kecamatan Peudada Bireuen. Kasat Narkoba merincinkan, tersangka yang ditangkap kerjasama dengan jajaran Polsek Peudada berinisial Saf (23) warga Gampong Baro, Peudada.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan  dua paket sabu beratnya  0,12 gram dan sejumlah barang bukti lainnya. Jajaran Polsek Jangka juga berhasil menangkap seorang tersangka pengedar sabu berinisial M A (47) warga Desa Pulo Blang, Jangka, tersangka ditangkap di kawasan Desa  Lhok Bugeng Jangka. Barang bukti yang berhasil didapatkan  28, 9 gram.

Penangkapan lainnya terjadi dikawasan Desa Cureh, Kota Juang Bireuen oleh Satintelkam Polres Bireuen, tersangka yang ditangkap berinisial  As N (42) warga Desa Cot Gapu Bireuen, barang bukti yang diamankan satu paket sabu dan sjeumlah barang bukti lainnya.

Selain itu, kata Kasat  Narkoba, pada Selasa (8/1) di kawasan Desa Rheum Baroh, Simpang  Mamplam,  aparat penegak hokum menangkap seorang pria bersinial Afr (26) warga Desa Rheum Baroh,Simpang Mamplam juga kasus sabu, barang bukti yang berhasil diamankan enam paket sabu ukuran kecil dijual dengan harga Rp 150.000/paket dan 11 paket sabu ukuran kecil harga Rp 100 ribu/paket.

Selain itu, tim dari satuan narkoba sebelumnya yaitu pada  Minggu (6/1) menangkap  M Sai (28), warga Desa  Ladang Baru, Meukek, Aceh Selatan ditangkap di kawasan  Simpang Maut,  Desa Blang Kubu Peudada, Adapun barang bukti yang berhasil diamankan 1l paket narkotika jenis sabu yang dikemas dengan plastik bening seberat 26.02 gram dan sejumlah barang bukti lainnya. 

Selain itu, penangkapan dengan barang bukti terbanyak ditangkap pada  2 Januari lalu di kawasan  Desa Karieng, Peudada Bireuen dengan barang bukti  10 bungkus sabu dengan berat seluruhnya 1 kilogram. Kasatres Narkoba, Ipda M Nazir SH MH mengatakan,  tersangka yang berhasil ditangkap pada 2 Januari lalu bersinial  Az bin Ab ( 38) warga Desa  Tgk Blang Awe, Peudada.

Kronoligis penangkapan tersebut kata Kasat,  sekitar pukul 12.00 WIB, tim Opsnal Satresnarkoba Polres Bireuen dipimpin Iptu M Nazir menerima informasi dari masyarakat bahwasanya ada  satu orang laki-laki yang diduga ada memiliki narkotika jenis sabu. Kemudian Satnarkoba menunjuk seorang anggota guna memastikan narkotika jenis sabu yang disimpan oleh tersangka.

Beberapa  anggota lainnya  memantau dari jarak dekat  namun karena tersangka cukup lihai sehingga petugas kehilangan jejak. Barulah belakangan diketahui posisi tersangka dan dilakukan penangkapan, setelah berkoordinasi dengan Ditresnarkoba Polda Aceh. “Ada beberapa penangkapan lainnya yang dilakukan jajaran Polsek sedang dilakukan pengembangan,” ujar Kasat Narkoba.

Terakhir, Minggu (13/1) personil Polsek Kota Juang, Bireuen, meringkus dua tersangka bandar narkoba, di dua lokasi terpisah dan turut mengamankan barang bukti sabu-sabu.

Kedua tersangka pengedar narkoba yang dibekuk itu H (36), warga Meunasah Blang, Kecamatan Kota Juang, Jum’at (10/1) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat ditangkap, tersangka H menyimpan sabu yang dikemas plastik bening, dalam saku celana jeansnya. 

Setelah itu petugas kembali menangkap pria RR (38), warga Meunasah Reuleut, Kecamatan Kota Juang. Pengedar sabu itu, diciduk di kawasan Desa Cot Trieng, Kecamatan Jeumpa.

Saat hendak ditangkap, RR melakukan perlawanan sengit, bahkan sempat terjadi aksi baku hantam dengan polisi. Tapi, akhirnya tersangka ini terpaksa harus menyerah di tangan petugas. Dari tangannya, ditemukan barang bukti sabu seberat 26,16 gram.

“Kami masih terus mengembangkan dan mendalami kasus ini, untuk mengungkap siapa pemasok narkoba, kepada dua tersangka pengedar ini,” sebut Ahmad Arief Sanjaya diampingi Kanit Reskrim Polsek Kota Juang, Aipda Abdul Gafur.

Selain  telah menangkapm 13 orang tersangka dan barang  bukti seberat 2 kilogram lebih narkoba jenis sabu, sejumlah orang yang terkait dengan tersangka yang sudah ditangkap  kasus sabu, itu kini telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Polisi sedang memburu mereka, untuk menuntaskan penyidikan kasus sabu itu. Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi, kemarin mengatakan, ada sejumlah nama calon tersangka kasus sabu dalam pengembangan dan pengejaran anggota di lapangan.

Usaha memberantas narkoba di wilayah hokum Polres Bireuen kata Kapolres terus dilakukan dan perang terhadap narkoba.”Siapapun terlibat kasus narkoba terus diburu dan siap berhadapan dengan aparat penegak hokum Polres Bireuen,” ujarnya.

Selain itu, Kapolres mengharapkan berbagai phak untuk sama-sama memberantas narkoba menurut peran masing-masing. Termasuk dengan menyampaikan informasi apabila ada yang mencurigakan. 

Dari 15 tersangka yang sudah diamankan terus dikembangkan untuk melakukan langkah mencari tersangka lainnya. “Setidaknya ada beberapa orang lagi masuk status DPO kasus narkotika jenis sabu. Mereka yang sudah ditangkap sebagian pengedar maupun pemakai,” ujar Kapolres Bireuen,AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK. (yus/c38)

Editor : bakri