Prohaba.co
Gagal Dicuri, Sepmor Jamaah Masjid Dicampakkan ke Rawa
Jumat, 14 Desember 2018 11:35 WIB
BLANGPIDIE - Sepmor milik Zikri, warga Jalan Pendidikan Gampong Meudang Ara, Kota  Blangpidie, yang hilang saat magrib, belakangan ditemukan kembali, setelah dicampakkan ke dalam rawa rawa, sekitar 3 kilometer dari lokasi pencurian.

Berat dugaan, sepmor curian itu ngadat, hingga pencuri ‘menyerah’ dan balik mencampakkan sepmor dalam rawa di sisi badan jalan.

Sepmor ditemukan pagi hari oleh warga Lorong Sawah, Gampong Durian Rampak, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), tergeletak dalam rawa dekat lapangan voli, Rabu (12/12) pagi. Tak lama kemudian sepmor Honda Beat yang belakangan diketahui milik Zikri, jamaah Masjid Jamik Baitul Adhim Blangpidie, yang dibawa kabur maling saat shalat magrib.

Sepmor bernomor polisi BL 6880 CG, raib saat diparkir parkir di dekat pintu samping masjid arah jalan raya, setelah shalat magrib, sepmor tersebut tak ditemui di tempatnya.

Peristiwa kehilangan sepmor tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Blangpidie, kemudian aparat kepolisian turun ke lokasi untuk olah  TKP. Kabar tentang kehilangan sepmor juga disebarkan dalam group WA oleh Reza, adik ipar Zikri lengkap dengan nomor HP yang bisa dihubungi. Informasi tentang kehilangan sepmor itu pun segera menyebar.

Sekitar 12 jam kemudian atau Rabu (12/12) pagi, Reza mendapat telepon dari salah seorang warga yang mengabarkan tentang ditemukan satu unit sepmor yang sepertinya dibuang dalam rawa lokasi dekat lapangan voli Gampong Durian Rampak, Susoh.

Sepmor yang tergeletak begitu saja dalam rawa ditemukan seorang remaja setempat sekira pukul 07.00 WIB. Temuan itu segera dilaporkan kepada abang iparnya yang mendiami rumah tidak jauh dari lokasi sepmor ditemukan. Warga sempat memeriksa sekitar lokasi temuan, karena khawatir jangan-jangan telah terjadi tindak kriminal di lokasi.

Mendapat kabar ditemukan sepmor, Zikri dan Reza segera meluncur ke lokasi, kemudian memastikan bahwa sepmor tersebut adalah miliknya yang hilang ketika parkir untuk shalat magrib di Masjid Jamik Baitul Adhim Blangpidie, Selasa malam.

Reza memperkirakan sepmor tersebut mengalami macet dalam perjalanan ketika dilarikan pelaku. Karena panik akhirnya sepmor yang sebenarnya sudah dibawa kabur itu akhirnya dibuang begitu saja dalam rawa di lokasi. Pelaku yang gagal membawa barang hasil curian akhirnya meninggalkan lokasi malam itu.

Temuan sepmor yang dibawa kabur pencuri itu kemudian dilaporkan oleh Zikri kepada Polsek Blangpidie. Sekitar enam personel polisi turun ke lokasi temuan. “Sepmor tersebut sudah diserahkan kembali kepada saya,” kata Zikri yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang jahit.

Keterangan diperoleh ProHaba, aksi pencurian sepmor tersebut terekam kamera CCTV pada Masjid Jamik Baitul Adhim Blangpidie. Aparat kepolisian Polsek Blangpidie juga telah melihat secara jelas rekaman tersebut sebagai bahan penyelidikan lebih lanjut.

Zikri juga mengaku sudah melihat rekaman CCTV itu menjelaskan, pelaku dua orang yang datang ke masjid dengan berboncengan sepmor. Kedua pelaku datang ke masjid memakai pakaian layaknya jamaah shalat. Dalam rekaman CCTV tampak seorang pelaku masuk ke dalam masjid dan shalat magrib secara berjamaah.

Sedangkan rekannya yang satu lagi tidak masuk ke dalam masjid, tapi  beraksi di luar untuk mengambil sepmor milik jamaah yang diparkir dekat pintu samping masjid. “Sepmor berhasil dibawa kabur setelah berhasil membuka kunci kontak dengan  menggunakan kunci T. Setelah sepmor ditemukan, saya melihat kondisi lubang kunci rusak parah,” kata Zikri.(nun)

Editor : bakri