Prohaba.co
WH Razia Kafe dan Pantai Rancong
Senin, 10 Desember 2018 11:17 WIB
* Lima Pria dan Enam Wanita Diamankan 

LHOKSEUMAWE - Personil Wilayatul Hisbah (WH) yang dibantu polisi dan anggota TNI, melakukan razia penertiban syariat Islam ke sejumlah kafe dan Pantai Rancong Lhokseumawe, Sabtu (8/12) malam. WH sempat mengamankan lima pria dan enam wanita dalam razia tersebut.

Kasatpol PP dan WH Kota Lhokseumawe, Dr Irsyadi, menyebutkan, razia gabungan itu dimulai sekitar pukul 21.00 WIB. Razia awalnya dilakukan di Pantai Rancong, Kecamatan Muara Satu. Di sana, WH menggerebek dua bangunan yang diduga dijadikan lokasi perjudian. Di lokasi tersebut, WH mengamankan berbagai fasilitas judi, dan dua orang yang diduga sebagai penyedia tenpat.

Selanjutnya, razia dilakukan ke sejumlah kafe yang ada di seputaran Kota Lhokseumawe. Di dua kafe yang juga menjadi tempat karaoke, WH mengamankan enam wanita yang berpakaian tidak sesuai syariat Islam. Serta juga karena masih di kafe dengan kondisi waktu sudah larut malam. “Di sebuah kafe yang terletak di tepi sungai Cunda, kita juga temukan sebuah kotak rokok yang berisikan dua pireks yang masih ada sisa sabu dan satu amplop ganja kering. Kotak rokok ditemukan di bawah sebuah kursi. Namun tidak bisa dipastikan siapa pemiliknya. Untuk barang bukti narkoba tersebut telah diserahkan ke Polres Lhokseumawe,” paparnya.

Razia juga sempat dilakukan di Pajak Inpres. Di lokasi tersebut sempat juga diamankan tiga pria yang diduga sedang berjudi. “Jadi dalam serangkaian razia yang kita lakukan tadi malam, kita pun berhasil mengamankan enam wanita dan lima pria,” ujarnya.

Semua yang terjaring razia langsung dibawa ke Kantor Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe. Untuk enam wanita, mereka hanya diberi peringatan dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi. Selanjutnya mereka pun dikembalikan ke pihak keluarga.

Hal yang sama juga dilakukan terhadap tiga pria yang diduga bermain judi di kawasan Pajak Inpres. “Saat ditemukan mereka bermain dengan jumlah taruhan hanya seribu-seribu rupiah. Mereka mengaku bermain hanya karena suntuk saja sambil menjaga pasar. Sehingga kita ambil kebijakan, hanya diberi peringatan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya tersebut,” jelasnya.

Sehingga yang masih diamankan di sel WH hanya dua pria, yakni yang diduga menyediakan tempat perjudian di Pantai Rancong. Kedua pria yang merupakan warga Lhokseimawe tersebut berinisal Zu dan BA “Keduanya akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” demikian Irsyadi.(bah)

Editor : bakri