Prohaba.co
Siswa SMKN1 dan SMAN 2 Bireung Perang Batu
Jumat, 30 November 2018 11:53 WIB
BIREUEN – Tanpa sebab yang jelas, puluhan siswa SMKN 1 dan SMAN 2 Biruen yang lokasinya berdekatan terlibat perang batu, Kamis (29/11) jelang siang. Insiden itu segera berhasil diredam pihak polisi yang turun tangan secara cepat. Tak ada korban jiwa dalam insiden yang melibatkan para murid yang seharusnya ke sekolah hanya untuk belajar, bukan saling lempar.

Kejadian yang menjurus tawuran itu berlangsung kurang dari setengah jam dan  berhasil dikendalikan guru, anggota Polres Bireuen serta Satpol PP yang bertindak cepat. Tidak ada korban jiwa maupun siswa yang ditahan akibat insiden tersebut.

Menyangkut penyebab kejadian, sejauh ini belum diketahui. Informasi yang diperoleh, ada siswa sedang dari jalan nasional dengan menggunakan sepeda motor, disebut sebut melempar batu serta bata merah ke arah kendaraan  yang parkir di halaman SMAN 2 Bireuen. Setelah itu muncul siswa lainnya dan saling lempar antara kaum pelajar itu.

Puluhan siswa SMAN 2 Bireuen berhamburan keluar, sedangkan siswa SMKN 1 Bireuen juga sedang berada di luar. Aksi saling lempar menyebabkan arus kendaraan sempat macet sekitar 10 menit, kemudian sejumlah anggota Polres tiba di lokasi dan mengarahkan para siswa untuk tidak keluar pagar sekolah.

Saat sedang dilerai muncul informasi terjadi saling lempar di bagian belakang SMAN 2 Bireuen. Kebetulan gedung SMAN 2 Bireuen di bagian belakang berdekatan dengan SMKN 1 Bireuen. Beberapa saat kemudian, aksi saling lempar reda dan sejumlah guru juga mengarahkan siswanya untuk tidak berkelompok karena akan memicu masalah.

Kepala SMKN 1 Bireuen, M Yusuf MPd mengaku pihaknya tidak tahu pemicu masalah antar dua sekolah ini. Malah, menurutnya siapa yang memulai pun, tak diketahui. “Saat kami tanyakan ke siswa, mereka mengatakan tidak ada persoalan yang terjadi dan tidak ada masalah sama sekali,” ujarnya.

Kepala SMAN 2 Bireuen Hanafiah SPd MAP mengaku sekolah yang dipimpinnya sudah sering dilempari batu  di bagian belakang dan siswa keluar ruangan dan melihat apa yang terjadi karena terdengar ada yang melempar.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK Msi melalui Kabag Ops Kompol Muhammad Rasid mengatakan, pihaknya mendapat informasi ada kejadian saling lempar di SMAN 2 Bireuen dan SMKN 1 Bireuen, mencegah aksi tawuran dan saling lempar maka diturunkan sejumlah anggota. “Tidak ada masalah yang serius, itu pun sudah kita tangani secara cepat,” ujar Kapolres Birueun.(yus)

Editor : bakri