Prohaba.co
Chik Amir Tenggelam Saat Nyuci
Kamis, 29 November 2018 11:47 WIB
* Bocah Aqsa Ditemukan Meninggal

IDI - Seorang pria lansia, Amiruddin (60) yang sering disapa Chik Amir, warga Gampong Lubuk Pempeng, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, tenggelam saat mencuci pakaian di Krueng Peureulak. Hingga Rabu (28/11) petang kemarin, masih belum ditemukan. “Hingga Rabu sore pukul 17.00 WIB, korban belum ditemukan. Tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban,” jelas Kepala BPBD Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, Rabu sore.

Syahrizal mengatakan, proses pencarian itu terkendala oleh permukaan air sungai sedang tinggi, dan keruh.

Sebelumnya, Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, melalui Kapolsek Peureulak, AKP M Nawawi, mengatakan, Amiruddin diduga tenggelam saat sedang mencuci pakaian di tepi aliran sungai Peureulak, Selasa (27/11) siang sekitar pukul 14.00 WIB.

Sebelum kejadian, kata Kapolsek Peureulak, seorang saksi, Melani (20) melihat korban mencuci pakaian di tepi sungai pukul 10.30 WIB pagi.

Kemudian setelah pulang dari pasar pukul 11.25 WIB, jelas Kapolsek, saksi tak melihat korban di tepi sungai. “Kemudian saksi meminta bantuan kepada warga sekitar untuk membantu mencari korban. sekitar pukul 16.00 Selasa sore, tim gabungan terdiri dari SAR, BPBD, TNI/Polri tiba di lokasi melakukan pencarian,” jelasnya.

Dari Kota Langsa dilaporkan, tim gabungan, Rabu (28/11) pagi, berhasil menemukan bocah Muhammad Aqsa (5), dengan kondisi telah meninggal dunia, di DAS Krueng Langsa, kawasan titi camat, Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Kota.

Sebelumnya korban beralamat di Dusun Setia, Gampong Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama, Selasa (27/11) pukul 11.30 WIB, mengilang karena hanyut di DAS Krueng Langsa, gampong setempat.

Korpos Suhengki Pos SAR Langsa, melalui Ketua Satgas SAR Langsa, Heru Iskandar, kepada Prohaba, mengatakan, jenazah korban M Aqsa ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB, di alira sungai sekitar jembatan Gampong Teungoh. 

Pencarian di hari ke dua oleh Tim SAR Gabungan Pos SAR Langsa, Satgas SAR Langsa, BPBD Langsa, Relawan SIB, Polri, TNI dan masyarakat ini, menemukan korban sekitar 1 km dari titik awal korban tenggelam terseret arus sungai. “Korban kita temukan dalam kondisi sudah meninggal dunia, bergeser sekitar 1 km dari titik nol atau titik awal korban tenggelam. Saat itu juga korban diserahkan kepada keluarga untuk difardhukifayahkan,” ujar Heru.(c49/zb)

Editor : bakri