Prohaba.co
Rahmadani Runyoh Dihambo
Rabu, 28 November 2018 11:55 WIB
* Dari Sabang Mencuri di Pidie

SIGLI - Aksi pemuda Rahmadani (32), pria pengangguran dari Kecamatan Suka Karya, Kota Sabang ini terhitung nekat. Datang dari Sabang ke Pidie, hanya untuk satu urusan, mencuri! Hasilnya, Senin (26/11) sekira pukul 12.30 WIB siang bolong, anak muda itu runyoh dihambo (babak belur) diramaikan warga, sejenak dipergoki mencuri sepmor.

Belakangan terungkap, Rahmadani ternyata juga DPO Polres Sabang, dalam kasus pencurian. Pemuda yang layak disebut spesialis maling itu datang ke Pidie, hanya untuk mencuri. Seorang rekannya yang berhasil lolos kala diberangus warga, diakui bernama Joni.

Saat ditanya penyidik, Rahmadani berdalih, pria yang diakuinya sebagai Joni itu, tak dikenalnya. Karena hanya kenal di terminal Kota Sigli, lalu berduet untuk mencuri. Tentu saja ini pengakuan akal akalan Rahmadani, agar mitra kerja haramnya itu tak terlacak polisi. 

Aksi haram Rahmadani itu terjadi di Gampong Medika, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, Senin (26/11). Siang itu warga berhasil menciduk Rahmadani saat hendak mencuri sepeda motor (sepmor) jenis Suzuki Shogun SP BL 5902 PP, milik Azhar (43) di rumah korban.

Warga yang disulut emosi akhirnya menjadikan Rahmadani sebagai sansak hidup hingga runyoh.

Belakangan terungkap, Rahmadani baru saja menjarah rumah milik Afdal (36) warga Gampong Cot Ara, Kecamatan Simpang Tiga. Saat itu Rahmadani mengaku menggondol televisi merk LG 32 inch, mixer, digital parabola dan setrika. 

Berdasarkan informasi didapat Prohaba, kemarin, pemuda Rahmadani datang ke Simpang Tiga bersama pria yang ia akui sebagai Joni, dan hanya bertemu di terminal Sigli. 

Keduanya menjelajahi Simpang Tiga dengan sepmor CBR, yang ternyata milik Rahmadani. Tiba di Cot Ara, mereka menyatroni rumah Afdal. Rumah tersebut dalam kondisi kosong, karena Afdal pergi menjemput anaknya di sekolah. 

Usai beraksi di Gampong Cot Ara, pemuda Rahmadani mencuri sepmor milik Azhar. Namun, naas saat pelaku mencuri sepmor Azhar dipergoki warga. Pemuda RMI akhirnya ditangkap dan diserahkan kepada Polsek Simpang Tiga, dan langsung dilarikan ke Puskesmas. 

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, kepada Prohaba, Selasa (27/11) mengakui pemuda Rahmadani tercatat sebagai warga Sabang. Lelaki itu ternyata juga masuk DPO Polres Sabang dalam kasus pencurian. “Rahmadani kita boyong ke Puskesmas Simpang Tiga untuk dirawat, karena sempat diamuk massa,” jelasnya.

Saat ini Rahmadani bersama barang-bukti (BB) telah diamankan di Sat Reskrim Polres Pidie. Sementara rekannya yang diakui bernama Joni juga sedang diburu polisi.(naz)

Editor : bakri