Prohaba.co
Pencuri dan Penadah Rambu Lalulintas Ditangkap
Rabu, 28 November 2018 11:58 WIB
IDI – Personel Polres Aceh Timur mengamankan dua tersangka kasus pencurian rambu-rambu lalulintas di jalan nasional Medan-Banda Aceh, Sabtu lalu (17/11). Kedua tersangka itu masing-masing Alinul Hakim (28) warga Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Sedangkan, tersangka penadah yaitu, M Yusuf Ahmad (48) warga Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro mengatakan, penangkapan kedua tersangka ini berawal Sabtu lalu petugas Dinas Perhubungan Aceh Timur, melaporkan kepada tim opsnal Polres Aceh Timur, bahwa rambu-rambu lalu lintas di jalan nasional dalam wilayah Aceh Timur, sering hilang.

Setelah mendapat informasi itu, jelas Kapolres, kemudian tim Opsnal Sat Reksrim Polres Aceh Timur, Sabtu malam pukul 23.30 WIB itu, langsung melakukan patroli di wilayah Barat Aceh Timur. “Saat itu petugas kita melihat tersangka AH sedang mengambil rambu-rambu lalullintas dipinggir jalan nasional dalam wilayah Kecamatan Julok, kemudian tersangka langsung kita tangkap,” jelas Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, didampingi Wakapolres Kompol Warosidi, Kabag Sumda Kompol Sri Sujarwo, Kasat Lantas Iptu Ritian, Kabid Dishub Zulkifli, dalam konfrensi pers di Mapolres setempat, Selasa (27/11).

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka Alinul Hakim, lanjut Kapolres, ternyata dia mengakui bahwa ia melakukan pencurian itu tidak hanya Aceh Timur, tapi juga dalam wilayah Aceh Utara.

“Kemudian tersangka Alinul mengakui barang curiannya itu, dijualnya kepada penadah yaitu M Yusuf Ahmad di Gampong Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Berdasarkan itu, tersangka M Yusuf langsung kita amankan,” jelasnya. Adapun barang bukti yang disita jelas Kapolres, yaitu satu tas yang berisi peralatan, satu buah tangga kayu, satu sepeda motor BL 3607 KAI, dan dua buah rambu-rambu lalu lintas.

Selanjutnya, dari tersangka penadah, lanjut Kapolres, barang bukti yang disita yaitu 32 rambu-rambu lalulintas, dan satu buah timbangan. Untuk tersangka Alinul, jelas Kapolres, dipersangkakan telah melanggar Pasal 362 KUH Pidana, dengan hukuman penjara 5 tahun. Sedangkan, tersangka M Yusuf dipersangkakan telah melanggar Pasal 480 KUHPidana, dengan hukuman penjara 4 tahun.(c49)

Editor : bakri