Prohaba.co
Polres Aceh Timur Ciduk Dua Pelaku Judi Online
Rabu, 21 November 2018 12:00 WIB
IDI - Jajaran Polres Aceh Timur, kembali menangkap dua tersangka judi online. Penangkapan itu dilakukan pada 13 November lalu. Dan kini para terssngak masih ditahan di Mapolres Aceh Timur. Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro dalam keterangan kepada wartawan Senin (19/11) menyebutkan kea tersangka judi online yang ditangkap itu yakni, S aliasDek Gam, dan AS.

“S alias Dek Gam merupakan operator sekaligus pemilik warnet yang memfasilitasi judi online. Sedangkan, AS merupakan pelaku judi online. Keduaya ditangkap Selasa 13 Nopember 2018 lalu,” sebut Wahyu Kuncoro, didampingi Wakapolres Kompol Warosidi, dan Kasat Reksrim AKP Erwin Satrio Wilogo.

Kapolres Aceh Timur mengatakan, penangkapan keduanya setelah pihaknya mendapat laporan dari masyarakat bahwa pada salah satu warung kopi yang ada marnetnya di Keude Geurobak, Kecamatan Banda Alam, sedang berlangsung permainan judi online.”Berdasarkan informasi itu anggota Polres, melakukan pengecekan ke TKP. Alhamdulillah, dari sana kita mengamankan dua tersangka berinisial AS alias Dek Gam sebagai operator, S sebagai pemain,” jelas Kapolres.

Dari pengakuan AS, jelas Kapolres, permainan judi online itu dengan cara membeli akun atau id permainan dengan saldo Rp 50 ribu kepada operator yang dibayar menggunakan ATM.

Selain mengamankan dua tersangka, jelas Kapolres, dari TKP pihaknya juga telah mengamankan barang bukti, 2 unit CPU, 2 unit monitor, 2 unit keyboard, 2 unit mouse, dan 1 kartu ATM.

Kini, lanjut, Kapolres, semua barang bukti dan tersangka telah diamankan di Mapolres Aceh Timur, untuk proses hukum lebih lanjut. Kepada pemain judi online, jelas Kapolres, dipersangkakan Pasal 18 jo Pasal 20 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat, dengan ancaman hukuman bagi pelaku 12 kami cambuk, atau denda 120 gram emas murni, atau penjara paling lama 12 bulan.

Sedangkan, kepada pelaku yang memfasilitasinya, lanjut Kapolres, diancam 45 kali cambuk atau denda paling banyak 450 gram emas murni, dan penjara paling lama 45 bulan. “Dalam 2018 ini, kita sudah menindak 10 tersangka pelaku judi online,” ungkap Kapolres, seraya menghimbau para pemilik warnet di Aceh Timur, agar tidak membuka judi online karena dapar merusak generasi muda.(c49)

Editor : bakri