Prohaba.co
Lima ABG Keroyok Abang Siomai
Rabu, 14 November 2018 11:35 WIB
* Tiga Orang Ditangkap

LHOKSEUMAWE – Tingkah para remaja di seputaran Lhokseumawe makin memprihatinkan. Senin (13/11) jelang siang, segerombol anak baru gede (ABG)--tepatnya lima orang-- mengeroyok pedagang siomai (abang siomai) Rivaldi (25), di sebuah sudut Kota Lhokseumawe.

Aksi brutal para remaja belasan tahun itu, mengakibatkan, Rivaldi babak belur. Belakangan terungkap jika pengeroyokan itu malah berujung perampasan, karena sejumlah uang dan hape milik korban raib digondol pengeroyok. 

Belakangan terungkap, pengeroyokan itu sebagai ujung dakwa dakwi antara salah seorang terlapor pengeroyok, dengan abang siomay. Semua itu bermula dari hal sepele, ketika korban tak mengebulkan permintaan salah seorang pengeroyok saat membeli siomay pada dirinya. 

Beberapa saat setelah kejadian, polisi berhasil menangkap tiga ABG selaku terlapor, sedangkan dua lagi masih dalam pengejaran.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim Iptu Riski Adrian, menjelaskan, sesuai keterangan dari korban, kejadian ini berawal pada Sabtu (10/11) sore, saat seorang terlapor (masih dalam pencarian) membeli siomai Rp 5.000.

Lalu anak itu pun meminta lebih satu tahu, tapi Rivaldi yang merupakan warga Banda Sakti, Lhokseumawe, menolak memberikan tahu. “Karena tidak diberikan, terlapor sempat marah dan mengancam,” kata Iptu Riski.

Pada Minggu (11/11) pagi, Rivaldi sempat bertemu dengan terlapor di kawasan waduk Kota. Rivaldi memanggil anak tersebut dengan tujuan ingin menyelesaikan persoalan agar tidak berlarut. Tapi terlapor malah lari. Sehingga pada Senin jelang siang, terlapor pertama, bersama empat rekannya yang lain datang ke lokasi penjualan siomai. “Ketiga anak-anak itu pun mengeroyok pelapor hingga membuat wajahnya lebam dan berdarah. Saat terjadi pengeroyokan, seorang terlapor sempat mengambil uang dan Hp korban. Selanjutnya mereka pun kabur,” ujar Iptu Riski.

Setelah pihaknya mendapatkan laporan, maka langsung melakukan pengejaran terhadap para terlapor. “Sementara ini yang berhasil kita tangkap tiga terlapor. Dua anak-anak lagi, masih dalam pencarian,” demikian Iptu Riski.(bah)

Editor : bakri