Prohaba.co
Pria Putoh Kawat Tebas Mak Akop Sendiri
Minggu, 11 November 2018 10:22 WIB
* Mengamuk Saat Dirawat di RS

MEULABOH - Pria muda Mur (32), tercatat sebagai warga Gampong Kuta Padang, Meulaboh, terpaksa diamankan oleh beberapa Satpam Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien (RSUD-CND), Jumat (9/11) siang. Pria yang sedang dirawat intensive itu mengamuk di rumah sakit. Ia mencabut slang infus dan darah berceceran dari luka parah yang sedang ia alami, ketika ia mengamuk memecahkan kaca dan fasilitas rumah sakit.

Belakangan terungkap jika Mur adalah pria putoh kawat alias gangguan jiwa. Ia dilarikan ke rumah sakit itu sehari sebelumnya, karena menebas putus mak akob (alat vital)nya sendiri. Praktis darah luka itulah yang berhamburan di lantai rumah sakit, ketika ia mengamuk tak karuan.

Informasi diperoleh Prohaba, kemarin, kasus amuk pria gangguan jiwa itu sempat membuat RSUD CND heboh luar biasa. Apalagi ketika ditangkap karena mengamuk di rumah sakit, kondisi Mur dalam keadaan telanjang karena baru saja diobati oleh pihak medis. Namun beberapa Satpam di rumah sakit berhasil menangkap dan kembali dibawa ke ruang Bangsal Zaitun (rawat jiwa) di rumah sakit tersebut untuk dirawat.

Kasus itu berawal ketika pria tersebut memotong kemaluan miliknya ketika masih di rumah di Gampong Kuta Padang. Keluarga dari pria ini langsung melarikan korban ke rumah sakit. Setelah mendapat penanganan medis di ruang IGD kembali dibawa ke ruang rawat bedah untuk pengobatan penyembuhan.

Namun ketika di ruang rawat bedah, pasien ini mengamuk dan melepaskan cairan infus sehingga mengeluarkan darah. Selain pada tangannya darah juga keluar dari luka di selankangan yang baru saja diobati.

Setelah melepas infus pria ini dalam kondisi tidak menggunakan pakaian, langsung saja mengamuk dan memecahkan kaca di ruang bedah.

Sejumlah Satpam berhasil mengamankan Mur dan langsung dibawa kembali ke IGD untuk penanganan medis. Hingga Sabtu kemarin, pasien ini masih dalam perawatan medis di rumah sakit di ruang Bangsal Zaitun setempat.

Kasus pasien yang mengamuk di RSUD CND dan berhasil ditangkap oleh satpam, sejumlah foto-fotonya sempat beredar luas di media sosial (medsos). Pasalnya saat peristiwa itu terjadi sejumlah pasien lain sedang dalam pengobatan di rumah sakit setempat.   

Humas RSUD CND, Julizar yang ditanyai kemarin mengatakan pasien yang mengamuk di rumah sakit adalah pasien gangguan jiwa. Pasien itu sebelumnya dalam perawatan medis setelah diobati setelah dibawa oleh keluarga ke rumah sakit. “Kondisinya sudah membaik. Kini masih dalam rawatan di ruang Bangsal Zaitun,” katanya.

Ia kembali meminta masyarakat untuk tidak sembarang menyebarkan foto-foto yang bersifat sadis kepada media sosial (medsos) apalagi yang berdarah. Kondisi ini dapat menyebabkan informasi keliru ketika diterima oleh masyarakat yang tidak mengetahui informasi yang sebenarnya.(riz) 

Editor : bakri