Prohaba.co
Napi Simpan Sabu di Topi Merah
Jumat, 9 November 2018 11:27 WIB
* Dijual ke Sesama Napi 

LHOKSEUMAWE - Sipir dan personil kepolisian dari Polres Aceh Utara, berhasil membongkar kasus dugaan peredaran sabu-sabu di rumah tahanan (Rutan) Cabang Lhoksukon, Aceh Utara. Polisi pun berhasil menyita lima paket sabu-sabu yang disita dari narapidana (Napi) narkoba, MA (32) selaku terduga pemilik barang haram tersebut.

Hingga Kamis (8/11), pria muda itu masih diamankan di Satnarkoba Polres Aceh Utara, dalam upaya proses hukum lanjutan dan pengembangan kasus.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin, melalui Kasat Narkoba AKP Ildani Ilyas, menyebutkan, Selasa (8/11), sipir dan pihaknya mendapatkan laporan kalau di kamar C4 ada napi yang diduga memiliki sabu-sabu.

Petugas langsung melakukan penggeledahan di kamar tersebut. Saat penggeledahan berlangsung, petugas melihat MA salah tingkah dan berusaha menghindar saat hendak digeladah. “Namun saat topi merah yang digunakan MA dibuka, di dalamnya ditemukan lima paket sabu-sabu atau seberat 1,12 gram bruto,” ujar AKP Ildani.

Setelah ditemukan sabu-sabu, maka MA pun diserahkan ke pihaknya untuk dilakukan pengembangan dan proses hukum lanjutan. Berdasarkan pemeriksaan awal, sabu-sabu tersebut masuk ke Rutan, yakni dua hari sebelum ditemukan. Dimulai dari MA meminjamkan handphone napi lainnya, dan selanjutnya menghubungi temannya yang ada di luar Rutan untuk mengantar sabu-sabu kepada dirinya. “Jadi, dalam dua hari saat sabu-sabu masih di dalam LP, ada sekitar lima pakat yang sudah dijual MA, yakni paket hemat, ada yang harganya 100 ribu rupiah dan ada yang harga 50 puluh ribu rupiah,” jelasnya.

Identitas teman MA yang mengantar sabu ke LP, sebut AKP Ildani, sudah diketahui dan saat ini sudah dinyatakan sebagai DPO. Sedangkan MA sudah ditahan di Mapolres untuk proses hukum lanjutan terhadap dugaan kepemilikan sabu-sabu tersebut.

Sesuai data dari pihak Rutan, MA yang merupakan warga Tanah Jambo Aye merupakan napi narkoba yang divonis dua tahun penjara. Sedangkan sisa hukuman hanya enam bulan lagi. “Kita terus bekerjasama dengan pihak Rutan. Sedangkan penemuan narkoba di dalam Rutan kali ini bukanlah yang pertama, karena ada sekitar tiga kali sepanjang tahun 2018 ini,” demikian AKP Ildani.

Kepala Rutan Cabang Lhoksukon, Yusnal, dihubungi via telepon, membenarkan adanya kejadian tersebut.(bah)

Editor : bakri