Prohaba.co
Grand Max Dihajar Truk, Sopir Tewas
Rabu, 17 Oktober 2018 11:21 WIB
* Pengendara RX King Mawot

IDI – Sebuah pikap barang jenis Daihatsu Grand Max BK 8126 RF, dihajar truk yang melaju kencang di jalan nasional kawasan Gampong Seunebok Puntet, Kecamatan Peudawa, Aceh Timur, Selasa (16/10) pukul 03.40 WIB dinihari. Tabrakan itu membuat sopir grand max, Aliandi (38) warga Desa Sei Mencirim, Langkat, Sumatera Utara, tewas di tempat.

Truk yang menabrak kala dinihari itu, langsung melarikan diri sejenak tabrakan maut di lintas Banda Aceh-Medan itu, hingga gagal diketahui identitasnya.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, melalui Kasat Lantas Iptu Ritian Handayani mengatakan, korban meninggal dalam kondisi sangat mengenaskan. “Korban meninggal dunia di TKP,” jelas Kasat Lantas Polres Aceh Timur, Iptu Ritian Handayani, Selasa sore.

Menurut beberapa saksi mata, tabrakan berawal ketika mobil barang jenis Daihatsu Grand Max yang dikemudikan Aliandi, serta ikut ditumpangi istri dan anaknya, Dara Anisa (23), dan Rafa Aliansyah (3), melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh dengan kecepatan sedang. 

Berdasarkan keterangan dari istri korban, jelas Kasat Lantas, saat itu korban sambil menyetir mengeluarkan tangannya, dan diduga seperti mengantuk. “Tanpa disadari, laju pikap itu melebar ke kanan jalan. Lalu dari arah berlawanan yakni dari arah Banda Aceh, melaju truk yang belum teridentifikasi dengan kecepatan tinggi. Truk tersebut langsung menabrak tangan korban, bahkan kepala korban ikut tertarik keluar sehingga terjepit di antara kendaraan hingga luka parah,”” jelas Kasat Lantas.

Setelah kedua kendaraan menjauh, sambung Kasat, mobil Daihatsu, oleng ke kanan jalan dan menabrak tunggul pohon kelapa.

“Sedangkan truk yang belum teridentifikasi itu langsung melarikan diri ke arah Medan tanpa melakukan pertolongan,” jelas Kasat, seraya menyebutkan hingga saat ini kasus ini masih dalam penyelidikan pihaknya.

Dari Lhokseumawe dilaporkan, pemuda Rahmad (23) asal Paloh Raya, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, dilaporkan mawot (meninggal), setelah terjadi tabrakan antara sepeda motor (sepmor) jenis RX-King yang dikendarainya, dengan mobil Avanza.

Tabrakan maut ini terjadi di Jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di Desa Pante Gurah, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Selasa (16/10) sekitar pukul 08.30 WIB.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kapolsek Muara Batu Iptu Bukhari Gamcut, menjelaskan, kala itu mobil Avanza BE 2971 BG yang disopiri Efendi Faisal (38) asal Lampung Tengah, bergerak dari arah barat (Banda Acehj) menuju arah timur (Medan), Sampai di lokasi kejadian, mobil pun berbelok ke arah kanan.

Dari arah belakang, datang Sepmor RX-King yang dikendarai korban, hingga langsung menabrak bagian depan sebelah kanan mobil. Sepmor bersama pengendaranya pun terpental.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya menolong korban. Awalnya, korban yang mengalami patah kaki sebelah kanan dan memar di dada, sempat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Arun Lhokseumawe. Namun sekitar satu jam setelah mendapatkan perawatan medis,  korban pun meninggal dunia.  “Kondisi sepmor rusak parah, sedangkan mobil yang rusak hanya bagian bamper depan, sopirnya pun tidak mengalami luka. Untuk kedua kendaraan sekarang ini sudah diamankan di Unit Laka untuk proses hukum lanjutan,” demikian Iptu Bukhari Gamcut.(c49/bah) 

Editor : hasyim