Prohaba.co
Pencuri Hape Kajari Pidie Diciduk
Minggu, 30 September 2018 09:09 WIB
* Sembilan Bulan Diburu

SIGLI - Sat Reskrim Polres Pidie meringkus remaja SFN (17) warga Gampong Pante Siren, Kecamatan Titeu, Pidie, Jumat (28/9) sekitar pukul 23.00 WIB, di kawasan Gampong Asan, Kecamatan Kota Sigli. Penangkapan pelaku melalui pancingan polisi sehingga remaja SFN keluar dari gampongnya menuju Kecamatan Kota Sigli mengunakan sepeda motor (sepmor). 

SFN hampir tujuh bulan diburu polisi, yang diduga sebagai pelaku pencurian Hape (telepon genggam) milik Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pidie, Efendi SH MH. Aksi pencurian tersebut terjadi di Masjid Agung Al-Falah Sigli, Minggu (18/3), saat Kajari Efendi menunaikan shalat Isya di masjid kabupaten tersebut. Namun, aksi pencurian yang dilakukan SFN terekam CCTV masjid tersebut.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Mahliadi ST MM, Sabtu (29/9) mengatakan, remaja SFN hampir tujuh bulan diuber polisi setelah peristiwa pencurian ponsel milik Kajari Pidie, Efendi SH MH terjadi pada Maret 2018. Pencurian itu terjadi saat Kajari Pidie melaksanakan Shalat Isya, tepatnya saat sujud pada rakaat kedua. Polisi berhasil mengetahui identitas pelaku yang aksinya terekam CCTV di Masjid Agung Al-Falah Sigli. “Pasca pencurian di Masjid Al-Falah kita terus memburu pelaku yang kerap lolos dari sergapan polisi. Sehingga polisi menempuh jalan pendekatan berkomunikasi dengan SFN yang tercatat sebagai warga Gampong Pante Siren, Kecamatan Titeu,” jelasnya.

Ia menyebutkan, pada, Jumat (28/9), malam, polisi memancing SFN untuk keluar ke Kecamatan Kota Sigli. Ternyata setelah polisi melakukan komunikasi secara intens dengan pelaku. Akhirnya SFN terbujuk rayu polisi yang bersedia pergi dan bertemu di kawasan Gampong Asan, Kecamatan Kota Sigli. Remaja SFN datang sendiri menggunakan sepmor. Sesampai di Gampong Asan, tanpa menunggu waktu polisi meringkus SFN. “Kita membawa pelaku ke Mapolres Pidie untuk dilakukan pemeriksaan. Ternyata hasil pemeriksaan SFN melakukan pencurian di Masjid Al-Falah bersama rekannya satu desa berisial T RMD (18),” ujar Mahliadi.

Ia menambahkan, berdasarkan pengakuan SDN, bahwa keberadaan T RMD di Gampong Pulo Loih, Kecamatan Geumpang, Pidie. Saat itu, T RMD bekerja sebagai buruh bangunan  sedang mengerjakan proyek. Personel Reskrim Polres Pidie bergerak menuju Geumpang. Tepatnya pukul 03.00 WIB, dini hari, polisi menangkap T RMD yang sedang tertidur pulas bersama rekannya di satu rumah di Kecamatan Geumpang. “Kami membawa T RMD ke Mapolres Pidie untuk dilakukan pemeriksaan. Saat melakukan pencurian di Masjid Al-Falah, T RMD bertugas membawa sepeda motor,” sebutnya.

Ia mengatakan, sebenarnya dalam melakukan aksi pencurian di Masjid Al-Falah, SFN melakukan bersama dua rekannya. Yakni, T RMD dan FHI (20). Ketiganya warga Kecamatan Titeu, Pidie. Kini, FHI telah dimasukkan dalam DPO Reskrim Polres Pidie. “FHI yang telah kita ketahui lokasi persembunyiannya yang lari ke luar Aceh terus kita uber sampai tertangkap,” pungkasnya.(naz)

Editor : hasyim