Prohaba.co
Polisi Tangkap 8 Pelaku Judi Online
Selasa, 25 September 2018 11:37 WIB
LANGSA — Sat Reskrim Polres Langsa, meringkus 8 pelaku judi online jenis Sbobet di tiga warnet di Kota Langsa. Polisi juga menyita barang bukti (BB) ID Sbobet 71 lembar, computer 7 unit, dan uang tunai Rp 2.726.000.

Sementara itu data Serambi, dari kesekian kalinya penggrebekan judi online dilakukan penegak hukum si wilayah Kota Langsa ini, sejumlah bandar besar penyedia ID online bukan lagi rahasia umum, seperti tak tersentuh.

Sehingga para bandar penyedia ID Sbobet ini terkesan sangat leluasa memainkan bisnis harammnya, untuk terus menggrogoti uang masyarakat yang kecanduan judi sbobet tersebut. 

Untuk memberantas judi online ini, aparat harus menangkap bandar utama ID judi jenis Sbobet itu. Bukan hanya yang ditangkap lara pemain judi online yang katagorinya menjadi korban kecanduan judi dunia maya tersebut.

Kapolres Langsa AKBP Satya Yudha Prakasa SIK, melalui Kasat Reskrim Polres Langsa Iptu Agung Wijaya Kusuma SIK, Senin (24/9) mengatakan, ketiga warnet yang digerebek Sabtu (22/9) malam itu yakni warung internet Tugu Net di Jalan Prof A Majid Ibrahim Gampong Blang, Kecamatan Langsa Kota.

Lalu,  Co2 Net di Jalan Ahmad Yani Simpang Tugu, Gampong Teungoh Kecamatan Langsa Kota, dan  Foot Ball Net yang berada di kawasan Jalan Iskandar Sani, Gampong Meutia, Kecamatan Langsa Kota. 

Selain meringkus 8 pelaku judi online dan oprator warnet, penjual dan penyedia ID Sbobet, yaitu berinisial IR, MR, JD, YS, MM, AD, MS dan DS semuanya warga Kota Langsa, petugas Sat Reskrim mengamankan BB berupa ID Sbobet 880 sebanyak 71 lembar.

Kemudian, sebanyak 7 unit komputer, dan kertas kosong untuk menulis ID Sbobet sebanyak 140 lembar, serta uang tunai total Rp 2.726.000. Malam itu juga kedelapan pelaku dan BB diamankan ke Mapolres Langsa.

Dijelaskan Kasat reskrim, cara penjualan ID Sbobet ini sangat praktis, yaitu para pelanggan cukup membeli ID Sbobet di masing-masing operator warnet yang telah menyediakannya.

Setelah mendapatkan ID Sbobet, pelaku judi memasukkan ID tersebut untuk login di komputer. Kemudian selanjutnya pelaku bebas memilih berala jenis permainan judi online yang telah ada di situs Sbobet tersebut.

Menurut AKP Agung Wijaya Kusuma, praktek judi online jenis Sbobet maulun lainnya ini sudah sangat meresahkan masyarakat Kota Langsa, sehingga perlu penanganan cepat dengan melakukan operasi penangkapannya.

“Ke depan kita akan terus lakukan operasi ini, agar Kota Langsa terbebas dari praktek perjudian online ini. Kepada masyarakat kita meminta kerjasamanya untuk melaporkan jika ada praktek judi online di sskitarnya,” imbub Kasat Reklskrim. (zb)

Editor : hasyim