Prohaba.co
Pemerkosa Anak Kandung Divonis 15,8 Tahun
Rabu, 5 September 2018 11:10 WIB
* Dua Peleceh Seksual Dihukum 66 Bulan

MEULABOH-Majelis hakim Mahkamah Syairiyah (MS) Meulaboh, Senin (3/9) siang menjatuhi hukumam penjara selama 190 bulan (15,8 tahun) terhadap Zakani (38) pria penduduk sebuah desa di Aceh Barat dalam kasus memerkosa anak kandungnya dan dua bocah lain. Vonis hakim tersebut sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Aceh Barat.

Informasi diperoleh harian ini, kemarin, sidang kasus asusila dengan korban anak yang masih di bawah umur tersebut, digelar tertutup untuk umum di Mahkamah Syar’iyah Meulaboh. Sedangkan dari JPU dihadiri Badrunsyuah SH dan Alexander Apriyanto SH.

Hakim dalam amar putusan menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan melanggar Pasal 50 Qanun Aceh tentang Hukum Jinayat. Vonis hakim tersebut kembali dipertanyakan kepada terdakwa yang hari-hari sebagai buruh itu akhirnya menerima.

Seperti diketahui, kasus pemerkosaan terhadap anak kandung sebut saja--Jingga (10 tahun), terjadi pada sebuah gampong di Aceh Barat, terungkap pada Mei 2018 lalu.

Polisi yang mendapat laporan dari ibu korban langsung mencokok pelaku. Terungkap ulah pelaku ternyata bukan saja terhadap anak kandungnya, tapi juga terhadap dua anak lain yang masih bocah sebut saja namanya Bunga (10) dan Melati (5) yang dititip oleh orang tua korban di rumah pelaku.

Selain kasus pemerkosaan, dalam sidang di Mahkamah Syar’iyah (MS) Meulaboh pada Senin (3/9) siang, juga menjatuhi vonis dua terdakwa kasus pelecehan seksual atau pencabulan terhadap anak di bawah umur. Kedua terdakwa tercacat warga Aceh Barat yakni Ilyas (30) divonis 30 bulan (2,6 tahun) penjara dari sebelumnya dituntut 30 bulan dan Sudirman (50) divonis 36 bulan (3 tahun) penjara dari sebelumnya dituntut 20 bulan.

Informasi diperoleh, sidang kasus tersebut tertutup untuk umum karena korban anak masih di bawah umur, yakni masih duduk di sekolah dasar.

Hakim dalam amar putusan pada sidang terdakwa berbeda, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan perbuatan sebagaimana Qanun Aceh tentang Hukum Jinayat. Terhadap vonis hakim kedua terdakwa menyatakan menerima.

Seperti diketahui, kasus melibatkan Ilyas dan Sudirman terjadi pada desa berbeda di Aceh Barat dalam tahun 2018 ini.

Sehari sebelumnya diberitakan Kejari Aceh Barat, melakukan eksekusi dengan menjebloskan dua terdakwa kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Meulaboh. Kedua terdakwa yakni Rusmin (26) dan Rahmad Andika (35) warga Aceh Barat divonis oleh Mahkamah Syairiah (MS) Meulaboh masing-masing 60 bulan (5 tahun) penjara. Kedua kasus tersebut terjadi dalam tahun 2018 dengan korban anak masih di bawah umur.(riz)

Editor : bakri