Prohaba.co
Dua Wanita Bireuen Ditangkap di Bandara Kualanamu
Rabu, 5 September 2018 11:13 WIB
MEDAN – Petugas keamanan Bandara Kualanamu, Deliserdang mengamankan dua wanita asal Bireuen setelah tertangkap basah akan menyelundupkan sabu-sabu 197,5 gram, Selasa (4/9). Keduanya mengaku tegiur masuk jaringan narkoba karena dijanjikan upah Rp 10 juta.

Kejahatan M (35) dan K (25), keduanya berdomisili di Desa Blangseupeung, Kecamatan Jeumpa, Bireuen ini terbongkar setelah pemeriksaan mesin x-ray di pintu masuk bandara mendeteksi ada barang terlarang di bagian tubuh. Petugas pun langsung membawa keduanya ke ruang khusus untuk digeledah.

Deteksi mesin x-ray akhirnya terungkap setelah petugas menemukan benda mencurigakan di dalam celana dalam keduanya. “Saat digeledah ternyata ada sabu-sabu yang disembunyikan di bagian celana dalam,” kata Plt Eksekutif Manager PT Angkasa Pura II Bandara Kualanamu, Yusron Fauzi.

Ditambahkan Yusron, sejak awal petugas memang sudah curiga dengan sosok kedua tersangka karena terlihat berjalan tidak dalam kondisi normal.

Berdasarkan tiket yang dipegang keduanya, diketahuui tersangka akan berangkat ke Banjarmasin melalui Jakarta menggunakan maskapai Batik Air ID6881. Temuan ini menguatkan dugaan kalau keduanya merupakan bagian dari jaringan peredaran narkoba antar-provinsi.

Dari pemeriksaan awal diketahui sabu-sabu itu diperoleh kedua tersangka dari seorang pria di Bireuen. Pria tersebut memerintahkan tersangka menyerahkan barang haram itu kepada seseorang yang sudah menunggu di Banjarmasin. Tersangka tegiur menerima tawaran ini karena dijanjikan upah Rp 10 juta. “Namun yang diterima baru satu juta rupiah, sebagai uang jalan,” sambung Yusron.

Saat ini pihak bandara sudah menyerahkan kedua tersangka ke Polres Delisedang untuk diperiksa lebih intensif. Tersangka sendiri bersikeras baru sekali ini terlibat penyeludunpan narkoba.(mad)

Editor : bakri