Prohaba.co
Dua SKPK Dibobol Maling
Rabu, 5 September 2018 11:12 WIB
* Berkas Diobrak-abrik, Brankas Kosong Dirusak

MEULABOH-Dua Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) jajaran Pemkab Aceh Barat, Selasa (4/9) dini hari, dilaporkan dibobol maling. Kasus kemalingan itu menimpa Dinas Pertanian Tanaman Holtikultura dan Inspektorat. Polisi kini sedang menyelidiki insiden pembobolasn itu.

Informasi diperoleh Prohaba, Selasa kemarin, kasus bobol Dinas Pertanian Tanaman Holtikultura selain brangkas yang dirusak juga dibawa kabur tiga unit komputer pada sebuah ruang di kantor tersebut. Namun brankas ternyata dalam kosong. Sedangkan kasus pembobolan di Inspektorat hanya besi jendela yang dirusak pelaku, sementara tidak ada barang yang hilang di kantor tersebut dan hanya berkas-berkas diobrak-abrik pelaku.

Kedua kantor tersebut berdekatan di Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan. Kasus kemalingan kedua kantor itu kini sedang didalami polisi dari Polsek Johan Pahlawan yang kemarin pagi turun ke lokasi menyelidiki termasuk melalukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa saksi-saksi.

Kadis Pertanian Tanaman Holtikultura Aceh Barat, Safrizal SP kepada wartawan mengatakan kasus kemalingan di kantornya diketahui pada pagi hari dan langsung dilaporkan ke polisi. Sebanyak 3 komputer hilang dan sebuah brankas dibongkar. “Tapi brankas dalam keadaan kosong karena selama ini tidak pernah uang disimpan di brankas.”

Keuchik Suak Raya, Zainuddin di sela-sela menyaksikan adanya kasus kemalingan di Dinas Pertanian kepada wartawan mengaku kasus kemalingan sudah sangat meresahkan di wilayahnya. Di Inspektorat saja kasus kemalingan pernah terjadi beberapa bulan lalu yakni mesin air hilang dicuri. “Kita berharap pelaku segera terungkap,” kata keuchik tersebut.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa SIK melalui Kasat Reskrim Iptu M Isral SIK kemarin mengatakan kasus kemalingan kedua kantor tersebut kini ditangani oleh Polsek Johan Pahlawan. “Personel sudah turun ke lokasi melakukan olah TKP,” katanya.

Sementara itu personel Polres Aceh Barat, Selasa (4/9) kemarin turun ke sebuah rumah yang selama ini dijadikan sebagai toko di Desa Pasir Kecamatan Johan Pahlawan untuk menyelidiki kasus kemalingan. Pemilik rumah bernama Ferdi kehilangan uang Rp 5 juta setelah rumah dilaporkan dibobol maling.(riz)

Editor : bakri