Prohaba.co
Innova Parkir Ringsek Diseruduk Carry
Senin, 3 September 2018 10:58 WIB
BLANGPIDIE - Sebuah mobil Innova yang parkir di pinggir Jalan Nasional, Desa Alue Rambot, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mengalami rusak berat, setelah diseruduk mobil Suzuki Carry, Minggu (2/9) siang.  

Keterangan dikumpul Prohaba di lokasi, mobil innova nomor pilisi BK 1061 GY milik Muhib, warga Desa Alue Rambot yang baru dua bulan silam dibeli, selama ini sering diparkir di pinggir jalan sebelah kiri lokasi depan toko miliknya. 

Seperti biasa, sampai Minggu siang, mobil pribadi tersebut masih parkir di lokasi. Sekira pukul 10.30 WIB, sebuah Suzuki Carry melaju kencang dari arah Blangpidie, Abdya menuju Alue Bilie, Nagan Raya.

Ketika melintasi Jalan Desa Alue Rambot atau saat melintas sebuah tikungan lokasi depan bangunan SD/masjid setempat, mobil carry yang belakangan diketahui dikemudikan Sunaryo seperti hilang keseimbangan. Mobil Carry berwarna hitam nomor polisi BK 9224 EL tersebut menghantam keras bagian belakang mobil Innova yang parkir di lokasi. “Ketika melintasi pengkolan, tiba-tiba ada sepeda motor melaju berlawanan arah. Menghindari tabrakan, saya banting stir ke kiri kemudian menabrak mobil yang parkir di lokasi,” kata Sunaryo, ketika ditanya ProHaba di lokasi. 

Akibat peristiwa tersebut mobil Innova milik Muhib mengalami rusak berat pada bagian belakang dan depan samping kanan, termasuk ban pecah kena hantaman keras. Suzuki Carry juga mengalami rusak bagian depan samping kiri dan kanan serta kaca depan terlepas.

Surnaryo dan seorang laki-laki rekannya tidak mengalami luka berarti, kecuali bengkak di kening karena terantuk. Sunaryo berasal dari Sumut dan sekarang tinggal sementara di Seumanyam, Alue Bilie, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya. Lelaki itu dalam perjalanan pulang dari Labuhan Haji, Aceh Selatan menuju Seumanyam, Alue Bilie. “Kami ke Labuhan Haji untuk membeli es batangan, namun tidak ada stok. Mobil dalam keadaan kosong kembali lagi ke Alue Bilie, dan nahas, dalam perjalanan pulang, mengalami musibah seperti ini,” katanya.

Tidak lama setelah peristiwa kecelakaan, dua personel polisi dari Polsek Jeumpa tiba di lokasi kecelakaan untuk memberikan bantuan.  Informasi diperoleh ProHaba dari warga setempat, lintasan Desa Alue Rambot atau sekitar lokasi kecelakaan tersebut memang rawan peristiwa kecelakaan lalu lintas. Selama tiga atau empat bulan terakhir sudah dua warga setempat yang lanjut usia menjadi korban meninggal dunia akibat tabrakan kendaraan di sekitar lokasi. “Satu korban meninggal, baru saja kenduri 40 hari,” kata warga setempat.(nun)    

Editor : bakri