Prohaba.co
Tiga Hektar Ladang Bakong Ijo Dimusnahkan
Jumat, 31 Agustus 2018 11:31 WIB
JANTHO - Personel Satuan Narkoba Polres Aceh Besar, kembali menemukan 3 hektare (Ha) ladang ganja (bakong ijo) di kawasan pegunungan Tampeng Paya Dua, Gampong Pulo, Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, Rabu (29/8).

Ribuan batang ganja yang ditemukan dan telah memiliki tinggi bervariasi satu sampai dua meter dengan umur 3 hingga 4 bulan tersebut, akhirnya dimusnahkan oleh petugas dengan cara dicabut dan dibakar.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Drs Heru Suprihasto SH, melalui Kasat Narkoba, Iptu Yusra Aprilla SH MH, menjelaskan, tiga hektare ladang ganja yang ditemukan di kawasan pegunungan Tampeng Paya Dua itu merupakan temuan yang kedua dalam bulan Agustus 2018 ini, di lokasi yang berbeda. Namun, masih dalam wilayah Aceh Besar. “Sebelumnya, kita juga ada menemukan dua haktera ladang ganja di pegunungan Cot Sibatee, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, tepatnya pada Sabtu 11 Agustus 2018 lalu. Waktu pemusnahan itu juga dilakukan dengan cara dicabut dan dibakar dan kita bergerak bersama-sama dengan tim Direktorat Narkoba Polda Aceh,” kata Iptu Yusra kepada Prohaba, Kamis (30/8). 

Ia menjelaskan, dalam temuan kebun ganja Rabu (29/8) sore, belasan personel Satnarkoba Polres Aceh Besar dilibatkan. Para petugas kepolisian itu telah bergerak mulai siang sekitar pukul 11.00 WIB dari Mapolres Aceh Besar dan baru tiba di lokasi ladang ganja, sekitar pukul 16.00 WIB, dan langsung melakukan pemusnahan.

Menurut Yusra yang mempimpin pergerakan ke ladang ganja itu, pihaknya membutuhkan waktu dengan berjalan kaki sekitar dua jam dalam jarak tempuh 15 kilometer. “Setelah kita memarkirkan mobil di lereng gunung, kita langsung bergerak menuju ke lokasi. Memang jaraknya tidak terlalu jauh. Tapi medan yang kita lewati ini perbukitan curam dan terjal, sehingga membutuhkan kehati-hatian yang ekstra,” ungkapnya. 

Iptu Yusra pun menjelaskan, saat tiba di lokasi ladang ganja, pihaknya menemukan ladang tersebut dalam kondisi kosong, tanpa seorang pun di sana. Bahkan, pihaknya menduga, para pelaku sudah mengendus kedatangan petugas ke lokasi ladang ganja. “Sejauh ini, terkait siapa kepemilikan ladang ganja tersebut masih dalam penyelidikan kami,” ungkapnya. 

Kasat Narkoba Polres Aceh Besar ini mengindikasikan penanaman pohon ganja itu di sebuah lahan baru dan tertutupi oleh semak-semak yang diduga sengaja diciptakan kondisi tersebut, meski di sekeliling ladang ganja itu banyak dugaan terjadi praktik illegal logging, penebangan pohon kayu hutan secara liar. “Tidak kurang 15 ribu batang batang ganja yang kami musnahkan, dicabut lalu setelah dikumpulkan baru dibakar. Lalu beberapa batang kami bawa pulang barang bukti temuan ke Satuanb Narkoba Polres Aceh Besar,” pungkas Iptu Yusra.(mir) 

Editor : bakri