Prohaba.co
Mahasiswi dan Pasangannya Ditangkap
Rabu, 29 Agustus 2018 11:14 WIB
* Bayi Dibuang di Pesantren

MEDAN - Polsek Binjai Utara menangkap sepasang kekasih diduga sebagai orang tua sekaligus yang membuang bayi di halaman sebuah pondok pesantren. Tersangka wanita yang merupakan ibu bayi malang itu merupakan mahasiswi.

Dwi Ibnu Fajar (25) warga Jalan Tani Asli, Medan Helvetia dan Fauziah (21) penduduk Jalan Hasan, Binjai Barat, Kota Binjai ditangkap dari kediaman masing-masing, Senin (27/8) dini hari. Aksi pembuangan itu dilakukan keduanya ketika bayi tersebut baru berusia lima hari.

Kanit Reskrim Binjai Utara Iptu Rubenta Tarigan mengatakan, kejahatan keduanya terungkap setelah polisi berhasil menelusuri jejak pelaku mulai dari menjalani persalinan di RSUD Djoelham, Binjai. Diketahui Fauziah melahirkan melalui proses operasi pada Senin (20/8) sore. Setelah mendapat perawatan inap, Fauziah meninggalkan rumah sakit dengan dijemput Fajar menggunakan sepeda motor pada Sabtu (25/8) sore. “(Dalam perjalanan  pulang) tersangka F kemudian berinisiatif meninggalkan bayi itu di pesantren. Harapannya agar ada yang merawat,” kata Rubenta, Selasa (28/8).

Diketahui, bayi perempuan itu kemudian ditemukan orang tua santri yang sedang berkunjung ke pondok pesantren. Saksi sempat ketakutan karena mengira jerit tangis bayi itu berasal dari mahluk halus.

Bayi tersebut ditinggalkan dalam kondisi tali pusar masih terjepit alat medis kebidanan dan hanya dibungkus kain batik dan kerudung ungu. Setelah sempat dirawat di pesantren, bayi tersebut kini sudah di bawah asuhan RS Djoelham. “Saat ini keterangan tersangka sedang kita kembangkan, karena bisa saja ada pihak lain yang terlibat dalam kasus ini,” tukas Rubenta.(mad)

Editor : bakri