Prohaba.co
Bayi Perempuan Dibuang di Halaman Pesantren
Senin, 27 Agustus 2018 11:30 WIB
* Sempat Dikira Kuntilanak

MEDAN - Sesosok bayi perempuan ditemukan di bawah pohon mahoni yang tumbuhi di halaman belakang sebuah pesantren di Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatera Utara, Sabtu (25/8) malam. Polisi memastikan bayi malang itu sengaja dibuang orangtuanya yang kini sedang dalam pengejaran.

Keberadaan bayi ini pertama kali diketahui dua orang tua santri, Suparmi (48) dan Santi Sitorus (32) sekira pukul 21.30 WIB. Saksi yang tengah duduk di ayunan halaman pesantren sempat melihat sepasang manusia yang berboncengan sepeda motor mendekati pohon mahoni.

Namun karena tidak memiliki kecurigaan, keduanya tidak begitu memerhatikan wajah maupun tindakan kedua orang itu. “Setelah pasangan itu pergi, baru terdengar jeritan tangis,” kata

Kasat Reskrim Polresta Binjai AKP Hendro Sutarno, Minggu (26/8). Saat dimintai keterangan oleh polisi, Suparmi maupun Santi mengaku sempat ketakutan karena mengira suara yang bersumber dari pohon itu teriakan kuntilanak. Keduanya pun berlari ke dalam gedung pesantren untuk melaporkan kejadian itu kepada pengurus pesantren. Beberapa orang kemudian mengecek sumber suara yang akhirnya memastikan suara tersebut merupakan tangisan bayi perempuan. “Setelah dicek ternyata bayi perempuan yang diperkirakan baru berusia tiga hari,” lanjut Hendro.

Bayi tersebut ditinggalkan dalam kondisi tali pusar masih terjepit alat medis kebidanan dan hanya dibungkus kain batik dan kerudung ungu. Dari penyelidikan, diduga kuat bayi tersebut sengaja dibuang orangtuanya untuk menutupi aib perzinahan. Hendor menegaskan pihaknya fokus memburu seluruh pelaku yang terlibat dalam kejahatan ini, karena dinilai sudah tidak manusiasi. “Tidak hanya orangtuanya, tapi pihak-pihak yang membantu membuang bayi ini juga dikejar,” tegas Hendro. Dia memastikan bayi tersebut dalam kondisi sehat dan saat ini untuk sementara dirawat pihak pesantren. “Sebaiknya orang tua bayi itu menyerahkan diri,” imbaunya.(mad)

Editor : bakri