Prohaba.co
Polisi Medan Gerebak Lapak Kafe dan Prostitusi Remaja
Senin, 13 Agustus 2018 10:56 WIB
MEDAN - Polrestabes Medan, Sabtu (11/8) malam, menggerebek sebuah ruko di Komplek MMTC, Jalan Selamet Ketaren, Kecamatan Percut Seituan, Delisedang, karena terindikasi menjadi pusat transaksi prostitusi anak di bawah umur. Sebanyak 71 orang, termasuk pemilik ruko diamankan dari lokasi yang diduga jadi lapak prostitusi itu.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira, mengatakan 71 orang yang mereka amankan, terdiri dari 56 laki-laki dan 15 perempuan  yang seluruhnya masih remaja. Gedung itu diketahui milik Salim Wongso dan Julia Lim, keduanya turut diamankan ke Polrestabes Medan.

Kasus itu terungkap setelah warga melaporkan kecurigaannya kepada polisi. Warga menyebut ruko berlantai dua itu selalu dikunjungi banyak remaja yang berkumpul hingga dini hari. Dari dalam ruko juga kerap terdengar hingar bingar musik layaknya diskotik. “Lantai dua memang sudah disulap layaknya diskotik. Kami menyita alat disk jokey, speaker dan dan beberapa lampu yang biasanya terpasang di diskotik,” kata Yudha, Minggu (12/8).

Praktik prostitusi ini terbilang mengejutkan, karena pelaku berhasil menyamarkan kejahatannya dengan kedok kafe. Di bagian lantai satu ruko memang difungsikan sebagai Ice Cream Garden. Namun ketika melihat lantai dua, nuansa gemerlap diskotik cukup kental. Dari ruangan ini polisi menyita mesin DJ, tujuh speaker, satu unit amplifier, laptop dan uang Rp 2.164.000.

Belakangan dari pemeriksaan terungkap kalau pengelola gedung juga melayani transaksi narkoba. Sejauh ini empat orang sudah dinyatakan positif narkoba. “Hasil tes urine sudah menunjukkan empat pelaku positif. Tentu kami akan menggandeng Satnarkoba untuk menangani kasus ini,” sambung Yudha.(mad)

Editor : bakri