Prohaba.co
Penjambret Kembali Sasar Warga Aceh Singkil
Selasa, 7 Agustus 2018 11:00 WIB
SINGKIL - Kasus penjambretan kembali sasar warga Aceh Singkil. Bendahara Pramuka Kwarcab Aceh Singkil, Juliani, menjadi korban penjambretan saat mengendarai sepeda motor di Jalan Singkil-Gunung Meriah, kawasan perkebunan kelapa sawit Telaga Bhakti, Singkil Utara, pada Sabtu (4/8) pagi.

Kasus hampir serupa menimpa Sajikan, penduduk Srikayu, Kecamatan Singkohor, Minggu (5/8) dini hari. Tasnya berisi telepon pintar serta uang kontan Rp 500 ribu, dijambret di depan Salon Jilene, Desa Sidorejo, Gunung Meriah.

Menurut Sajikan, peristiwa itu bermula ketika dirinya pulang nonton keyboard di Kampung Baru, Singkil Utara, sekira pukul 01.00 WIB dini hari. Lantaran telah larut malam, ia tidak pulang ke Serikayu, melainkan menginap di tempat kawannya salon Jilene di Sidorejo.

Sepeda motor yang dikendarainya diarahkan ke Sidorejo. Sampai di Rimo, tiba-tiba lima sepeda motor mengikutinya dari arah belakang. Kemudian saat korban berhenti di depan Salon Jilene, salah seorang pengendara merebut tas.

“Kami kejar mereka dan meminta tolong pada warga. Karena malam sudah larut, jadi tak ada yang bangun. Mereka ngebut sekali jadi tidak dapat,” ujar Sajikan.

Pelakunya, kata Sajikan, ada delapan orang. Mereka menggunakan tiga sepeda motor berboncengan dan dua sepeda motor ditunggangi sendiri. Berdasarkan posturnya, pelaku terlihat masih anak baru gede.

Sebelumnya, Bendahara Kwartir Cabang Pramuka Aceh Singkil, Juliani (31), dibegal di jalan lintas Singkil-Gunung Meriah, di kawasan perkebunan kelapa sawit PT Perkebunan Lembah Bhakti, Sabtu (4/8), sekira pukul 09.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, uang senilai kira-kira Rp 48 juta raib dibawa begal. Selain uang, perhiasan emas 15 gram turut dibawa kabur begal.

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Andrianto Argamuda, melalui Kasat Reskrim Iptu Agus, mengatakan, pihaknya sedang berusaha keras mengungkap perkara yang menimpa bendahara Pramuka Aceh Singkil. “Belum dapat. Masih dicari alat buktinya,” ujar Kasat Reskrim.

Sementara terkait penjamberatan yang dialami Sajikan, telah mendapat perhatian pihaknya. “Ini kami jadikan atensi,” kata Iptu Agus.(de)

Editor : bakri