Prohaba.co
Nek Fatimah Ditemukan Meninggal di Rumahnya
Minggu, 5 Agustus 2018 10:37 WIB
IDI-Janda tua yang memiliki keterbatasan fisik dan mental, Fatimah binti Buket (60), ditemukan meninggal dunia di rumahnya, di Dusun Paya Pue, Gampong Buket Seuraja, Kecamatan Julok, Aceh Timur, Jumat (3/8) pukul 18.30 WIB. “Status korban janda, korban memiliki cacat pada leher dan kurang cakap berbicara,” ungkap Jafar, Sekretaris Gampong Buket Seuraja, Sabtu (4/8).

Jafar mengatakan, selama ini kalau siang hari korban sendiri di rumahnya itu. Sedangkan, kalau malam korban tidur di rumah tetangganya yang berjarak sekitar 200 meter dari rumahnya.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, mengatakan pihaknya saat ini sedang menyelidiki, dan telah melakukan visum terhadap jenazah korban untuk mengetahui penyebab dan motif korban meninggal dunia.

“Jenazah korban telah divisum di RSUD Kota Langsa,” ungkap AKBP Wahyu.

Sementara itu, Kapolsek Julok, Suparwanto mengatakan, setelah mendapat informasi dari masyarakat, pihaknya langsung terjun ke lokasi untuk mengamankan TKP. “Begitu kita mengetahui kejadian tersebut, kita langsung amankan dan sterilkan TKP untuk proses identifikasi Polres. Saat ini penyelidikan kasus ini telah diambil alih oleh Polres Aceh Timur,” ungkap Suparwanto.

Suparwanto menjelaskan kronologis penemuan mayat Fatimah berdasarkan keterangan saksi-saksi yang telah diminta keterangannya yaitu, Cut Nurhaliza (18) dan Tipa Apriliani (24) kedua saksi merupakan warga gampong setempat.

Saat itu, Jumat (3/8) sore sekitar pukul 18.30 WIB kedua saksi pergi  menuju rumah korban dengan berjalan kaki untuk menjenguknya. Karena hari itu korban tidak ikut wirit yasin seperti jumat sebelumnya yang juga rutin diikuti korban.

Di tengah perjalanan, jelas Kapolsek, saksi Tifa mengusir lembu miliknya. Semenatara, saksi Cut langsung menuju rumah korban.

Ketika berada di depan rumah korban, saksi melihat pintu rumah korban terbuka. Kemudian saksi memanggil korban tapi tidak ada sahutan dari dalam rumah, selanjutnya, saksi masuk ke dalam rumah korban. “Tapi setibanya di depan kamar saksi melihat korban sudah tergeletak di lantai kamar, lalu saksi Cut langsung keluar rumah dan memberitahukannya kepada temannya Tifa,” jelas Kapolsek.

Selanjutnya penemuan mayat ini, langsung diteruskan kepada perangkat gampong setempat dan kepada Polsek serta Koramil dari kecamatan setempat untuk ditindak lanjuti.

Kapolsek mengatakan, ditemukan luka pada fisik korban yaitu pada kepala yang telah dikerumuni semut. Korban, kata Kapolsek, diduga telah meninggal dunia 5 jam sebelum ditemukan warga Jumat sore pukul 18.30 WIB. “Kita sudah memintai keterangan saksi-saksi, dan memvisum korban di RSUD Kota Langsa untuk mengetahui penyebab dan motif korban meninggal dunia,” jelas Kapolsek, seraya menyebutkan, selama ini korban tinggal sendiri rumahnya itu.(c49)

Editor : bakri