Prohaba.co
Polisi Ringkus Tiga Residivis Sabu
Rabu, 11 Juli 2018 11:31 WIB
LANGSA - Sat Res Narkoba Polres Langsa kembali berhasil menangkap tiga tersangka diduga pengedar sabu-sabu, dan menyita BB paket 0,153 sabu, 1 timbangan digital, 1 butir pil ekstasi lambang X, uang penjualan sabu Rp 15 juta, 7 unit sepmor, dan 8 handphone.

Kapolres Langsa AKBP Satya Yudha Prakasa SIK, melalui Kasat Narkoba AKP Rustam Nawawi SIK, kepada wartawan, Selasa (10/7) mengatakan, penangkapan ketiga tersangka tersebut berkat adanya laporan masyarakat.

Petugas Sat Narkoba Polres Langsa melakukan penyelidikan laporan itu, pada Minggu (8/7) sekitar pukul 02.00 WIB, melakukan penggerebekan di sebuah rumah tepatnya di Gampong Seulalah, Kecamatan Langsa Lama.

Dalam penggerebekan tersebut, sebenarnya ada 4 tersangka tetapi 1 tersangka lainnya berhasil melarikan diri, dengan cara melompat pagar kawat dari sisi samping rumah tersebut.

Ketiga tersangka berinisial ER (49) wiraswasta alamat Dusun Analisa, Gampong Paya Bujok Tunong, MR (38) berstatus PNS warga Dusun Bahagia Gampong Geudubang Jawa, keduanya di Kecamatan Langsa Baro, dan RM (23) waga Gampong Seulalah, Kecamatan Langsa Lama.

Dari para tersangka diamankan barang bukti (BB) yang 3 paket Sabu dengan berat 0,15 3 gram, 2 unit HP, 1 unit timbangan digital, 1 gunting dan 1 set bong alat hisab sabu.

Menurut Kasat Res Narkoba, ketiga tersangka merupakan residivis kasus yang sama, dan pada saat di introgasi pengakuan salah satu tersangka ER mendapat sabu tersebut dari R yang saat ini (DPO).

Petugs yang langsung bergerak penggeledahan ke rumah R (DPO) disaksikan oleh keponakannya, berhasil ditemukan BB berupa 2 buah buku berisi pembeli dan jumlah sabu yang suda di dijual.

Selain itu juga didapat 1 pil ekstasi lambang X, uang penjualan sabu sebesar Rp 15 juta, 7 unit sepmor yang diduga hasil pertukaran sabu sesuai dengan keterangan tersangka ER, 1 bungkus ganja, 1 bong, buku rekening dan bukti transfer, dan 8 unit HP. “Kini ketiga tersangka dan barang bukti di amankan di Polres Langsa untuk di lakukan penyidikan lebih lanjut,” tutup AKP Rustam Nawawi.(zb)

Editor : bakri