Prohaba.co
Pembongkar Mess PT SIA Dibeureukah
Selasa, 26 Juni 2018 11:20 WIB
SIGLI - Aparat Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Pidie membeureukah (menangkap-red) komplotan pencuri yang membongkar mess karyawan PT Semen Indonesia Aceh (SIA) di Gampong Asan, Kecamatan Kota Sigli, Jumat (22/6), sekira pukul 15.30 WIB. Dari tujuh pencuri, polisi meringkus tiga orang. Sementara empat lainnya masih buron.

Aksi pencurian itu dilakukan pada Kamis (14/6), sekira pukul 00.00 WIB. Saat itu, kondisi mess PT SIA kosong. Kawanan pencuri menjarah barang berharga di dalam rumah, seperti satu printer, satu kulkas, satu lemari, tiga spring bed, dan satu sofa. Barang-barang itu diangkut menggunakan dua becak mesin.

Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Mahliadi, mengatakan para maling melancarkan aksinya selama dua hari pada Bulan Ramadhan. Saat itu, warga di sana telah selesai shalat tarawih dan warga telah beristirahat. Mereka berhasil menerobos karena kawasan itu sepi.

Dia menyebutkan, maling masuk ke dalam mess karyawan PT SIA dengan cara merusak pintu belakang. Saat pintu telah terbuka, mereka menjarah seisi rumah, seperti satu lemari kayu dua pintu. Lalu, satu bed cover, tiga spring bed, sofa, kulkas, dan satu printer. Barang yang dijarah itu diangkut menggunakan dua becak mesin.

“Masih ada barang lain yang kami lidik. Barang yang dijarah kini telah disita, termasuk dua becak mesin dan satu sepeda motor Yamaha Mio Soul,” ujar Mahliadi kepada Prohaba, Senin (25/6).

Dia menambahkan, barang yang dijarah itu ternyata telah dijual kepada warga. Sehingga, warga yang membeli barang hasil curian tetap diproses secara hukum. Mereka dibidik pasal 840 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penadahan. 

Selanjutnya, polisi menjemput barang yang telah dijual itu dari rumah warga. “Penadah barang itu juga segera kami panggil untuk diperiksa,” tegas Mahliadi.

Kata Kasat, pencuri berjumlah tujuh orang. Tiga orang yang ditangkap masing-masing berinisial Deb (18), Rab (32), dan Wan (21). Ketiganya tercatat warga Gampong Asan, Kecamatan Kota Sigli.

Sementara keempat pelaku yang kini buron, akan terus diburu sampai tertangkap. Identitas keempat maling tersebut telah dikantongi. Tiga di antaranya warga Asan dan seorang lainnya warga Blok Bengkel, Kecamatan Kota Sigli.

“Polisi terus memburu pelaku yang belum tertangkap sampai mereka berhasil kami ciduk,” pungkasnya.(naz)


Editor : bakri