Prohaba.co
Jumlah Korban Hilang Terus Bertambah
Kamis, 21 Juni 2018 10:28 WIB
* Korban Tewas Tiga Orang

MEDAN - Posko pengaduan korban kapal tenggelam di Danau Toba terus didatangi pihak keluarga penumpang KM Sinar Bangun. Sejauh ini petugas sudah menerima laporan korban hilang sebanyak 192 jiwa.

Kepala Kantor SAR Medan, Budiawan menyebut jumlah korban hilang kemungkinan bertambah mengingat posko pengaduan tetap dibuka hingga 25 Juni. Data yang dihimpun hingga Rabu (26)) siang, korban yang dilaporkan  hilang sebanyak 192 jiwa. Jumlah ini jauh dari batas angkut KM Sinar Bangun yang hanya 60 penumpang. “Hingga pukul sebelas siang tadi, jumlah korban hilang yang dilaporkan ke posko pengaduan sebanyak 192 jiwa. Kita berharap seluruhnya dapat ditemukan,” kata Budiawan, Rabu (20/6).

Dia mengatakan pada hari ketiga, pencarian korban sudah melibatkan personel yang lebih besar karena didukung Kodam I/BB, Lantamal I Belawan, Polda Sumut dan relawan lainnya. Marinir juga menerjunkan regu penyelam dan sejumlah peralatan canggih yang bisa menjangkau dasar danau.

Namun sejauh ini tim pencari yang dikoordinir Basarnas baru menemukan dua jenazah. Kedua korban yang merupakan wanita ditemukan terpisah. Korban pertama ditemukan di sekitar Bukit Sipolha, Kecamatan Pematangsidamanik, Simalungun dan korban keduanya ditemukan langsung tiga jam kemudian di lokasi yang tidak begitu jauh. “Satu korban sudah diidentifikasi bernama Fahrianti, wanita, warga Binjai. Sedangkan yang satunya lagi belum teridentifikasi,” jelasnya.

Total korban yang ditemukan menurutnya 21 orang dengan rincian tiga meninggal. Korban selamat saat ini masih menjalani perawatan terpisah, namun kebanyakan dirawat di RSU Simalungun.

Terpisah, Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw mengindikasikan pihaknya akan mengusut kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun pada Senin (18/6) petang.

Sebab berdasarkan pemeriksaan sejauh ini ada dugaan operator kapal mengacuhkan seluruh peringatan dini dari berbagai pihak. “BMKG sudah memberikan peringatan tentang cuaca buruk, dan dari kita, Satpol Air juga sudah berulang kali mengingatkan agar setiap pelayaran dilengkapi dengan pelampung. Ternyata semuanya diacuhkan,” ungkap Paulus.(mad)

Editor : bakri