Prohaba.co
Pembunuh Mayat Wanita Dalam Kardus Ditembak
Jumat, 8 Juni 2018 10:51 WIB
* Korban Dieksekusi di Rumah Tersangka

MEDAN – Polda Sumut berhasil mengungkap pembunuhan gadis yang jasadnya dibuang di dalam kardus. Pelaku yang tak lain Hendri alias Ahen (31), bahkan ditembak di bagian kaki karena mencoba melarikan diri. Tersangka ditangkap di kediamannya Perumahan Ivory, Jalan Platina,

Kecamatan Medan Deli, Kamis (7/6) sekira pukul 03.00 WIB. Dalam pencarian barang bukti yang dibuang tersangka di sekitar lokasi penemuan mayat korban, tersangka dilaporkan berulah mau melarikan diri. Aksi ini langsung dicegah polisi dengan menembak kaki kanannya.

Kasubdit III/Jatanras Polda Sumut Kompol Hendra Eko Triyulianto mengatakan tersangka sudah mengaku sebagai pembunuh Rika Karina Huang (21). Pembunuhan itu dilakukan tersangka di kediamannya pada Selasa (5/6) sekira pukul 23.00 WIB. “Antara korban dengan tersangka saling mengenal. Bahkan pembunuhan ini terjadi ketika korban bertamu ke rumah tersangka,” kata Hendra.

Dalam pemeriksaan tersangka mengaku sakit hati terhadap korban karena dinilainya telah ingkar janji. Tersangka menyebut dirinya memiliki kesepakatan jual beli kosmetik dengan korban senilai Rp 4,2 juta.

Namun kosmetik pesanan tersangka tak kunjung diberikan korban meski uang pembelian sudah diserahkan tersangka pada 31 Mei. “Tersangka langsung menagih kosmetik itu ketika korban datang ke rumahnya. Keduanya terlibat pertengkaran yang kemudian berujung pada penganiayaan,” lanjut Kompol Hendra.

Penganiayaan ini dilakukan tersangka denga nmembenturkan kepala korban ke tembok, serta menikam leher dan menyayat tangan korban. Setelah memastikan gadis muda itu meninggal, tersangka kemudian membungkus jasadnya dengan kardus dan mengikatkannya ke sepeda motor milik korban.

Hendra menambahkan, beberapa saksi sempat melihat tersangka ke luar dari komplek perumahannya menggunakan sepeda motor milik orang lain, dan di bagian belakang terikat kardus besar. “Seingat saksi sepeda motor itu dikendarai wanita yang bertamu ke rumah tersangka. Kami menilai ini keterangan kunci dalam mengungkap kasus ini,” tandasnya.

Setelah meninggalkan sepmor yang mengangkut mayat korban di Jalan Karya Rakyat, Medan Barat, tersangka langsung pulang ke rumah menggunakan becak bermotor. Seluruh barang bukti dibuang tersangka secara terpisah, seperti helm di perkarangan rumah warga, dan pisau di tepi Sungai Deli. “Sebagian barang bukti sudah kami sita. Beberapa saksi masih dimintai keterangan untuk mendalami kasus ini,” tukas Hendra.(mad)

Editor : bakri