Prohaba.co
Gadis di Bawah Umur Kabur dari Rumah
Selasa, 5 Juni 2018 11:18 WIB
IDI - Gadis di bawah umur bernama Rahmiana (16) kabur dari rumahnya di Dusun Timur, Pante Merbo, Kecamatan Madat, Aceh Timur, Kamis (17/5) sekitar pukul 18.00 WIB. Toibah Binti Yunus (49), ibu Rahmiana, melaporkan kasus kehilangan anaknya ke Polsek Madat, Jumat (1/6) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam laporannya, Toibah menceritakan, pada Kamis (17/5), sekira pukul 18.00 WIB, Toibah mengetahui Rahmiana tidak lagi berada di rumah. Kemudian, Toibah menanyakan kepada Nuraini dan Asmaul, tetangga dia, tentang keberadaan Rahmiana. Dari Nuraini dan Asmaul, Toibah mengetahui Rahmiana pergi melewati bagian belakang rumahnya, sambil membawa tas sandang. Namun, Rahmiana tak memberitahukan arah kepergiannya.

Kemudian, Toibah mencari Rahmiana ke sejumlah tempat. Bahkan, menantu Toibah, Saiful, telah mencari adik iparnya itu hingga ke Banda Aceh, tapi belum ditemukan.

Saat membuat laporan pada Jumat lalu, Toibah mengaku, Saiful sempat mendapat kabar dari M, mantan pacar Rahmiana, terkait keberadaan anak di bawah umur itu. Namun, M tidak memberitahukan keberadaan Rahmi.

Toibah mengaku, M berniat menikahi Rahmiana meski tidak mendapat izin dari kedua orang tuanya.

Kapolsek Madat, Ipda Syafrizal, mengatakan Rahmiana tidak diculik. Tapi, dia kabur dari rumahnya.

Menurut Syafrizal, penculikan adalah suatu perbuatan mengambil paksa di rumahnya lalu dibawa. “Sedangkan dalam kasus ini korban kabur dari rumahnya, bisa jadi dia (korban) sudah buat janjian dengan si M lalu pergi ke suatu tempat, jadi bukan diculik,” jelas Syafrizal kepada Prohaba, Senin (4/6).

Kata dia, hingga kemarin, belum diketahui keberadaan korban Rahmiana. Saat ini, pihaknya sedang mengumpulkan saksi-saksi untuk diperiksa. “Belum diketahui motifnya. Hingga saat ini, kami masih memeriksa saksi untuk melengkapi unsur tindak pidananya,” jelas Syafrizal.(c49)

Editor : bakri