Prohaba.co
Tabrak Lari, Satu Mawot Satu Luka Berat
Kamis, 24 Mei 2018 11:19 WIB
MEULABOH - Kasus tabrak lari di Aceh Barat dan Meureudu, Selasa dan Rabu (23/5) kemarin, mengakibatkan sedikitnya satu orang meninggal (mawot) dan satu orang lainnya luka berat.

Dari Aceh Barat dilaporkan, pihak Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Barat hingga Rabu (23/5) masih memburu sebuah mobil yang menabrak seorang warga hingga tewas di Jalan Imam Bonjol atau jalan depan Masjid Agung Baitul Makmur, Senin (21/5) sekira pukul 15.00 WIB. Korban yang meninggal bernama Zulkarnain (39) warga Ujong Kalak Meulaboh, dan saat insiden mengendarai sepeda motor.

Informasi diperoleh kemarin, Zukarnain sedang mengendarai sepeda motor jenis Scoopy dengan nomor polisi (nopol) BL 5217 EZ dalam perjalanan dari arah SMAN 1 Meulaboh menuju Seuneubok.  Demikian juga mobil pelaku yang belum diketahui dan nopol itu juga dari arah sama.

Tanpa diduga, saat Zulkarnain rencana akan berbelok ke kanan, langsung ditabrak oleh mobil dengan warna hitam tersebut yang disebut-sebut dalam kecepatan tinggi. Korban terpental ke aspal sehingga mengalami luka serius sehingga dilarikan ke RS Cut Nyak Dhien Meulaboh. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia.

Pascakelakaaan itu warga melaporkan ke polisi serta langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan pengejaran oleh polisi. Pasalnya mobil dengan plat nopol yang ditutup kaca hitam itu melarikan diri ke arah Banda Aceh.

Polisi mengamankan sepmor korban ke Satlantas untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara jenazah korban dibawa pulang ke rumah duka untuk dikebumikan. “Kasus itu masih dalam penyelidikan kita,” kata Kapolres Aceh Barat AKBP Raden Bobby Aria Prakasa melalui Kasat Lantas AKP Rahmat Jayadi, kemarin.

Dari Ulim, Pidie Jaya dilaporkan, Tiraimah Yakop (52) warga Gampong Pupu, Kecamatan Ulim, Pidie Jaya (Pijay), Rabu (23/5) dini hari sekira pukul 04.30 WIB, mengalami luka berat usai ditabrak lari oleh mobil yang belum dietahui identitasnya. Insiden itu terjadi saat korban saat berjalan kaki di pinggiran ruas jalan negara persisnya di depan Mesjid Baituk Amal Ulim.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK kepada Prohaba, Rabu (23/5) mengatakan, ihwal peristiwa nahas yang menimpa Tiraimah  tersebut ketika korban berjalan kaki dari rumah kediamannya menuju ke Keude Ulim. “Begitu sampai di depan Mesjid Ulim terjadilah tabrakan yang kala itu tidak ada warga yang melihat kejadian sehingga tidak diketahui identitas mobil yang menabrak korban,” sebutnya.

Dampak dari tabrak lari itu, korban mengalami luka berat pada tangan sebelah kanan serta mengalami beberapa luka lecet baik pada  kaki sebelah kanan, dahi, dan  pundak sebelah kanan.

Hanya beberapa saat kemudian warga bersama aparat kepolisian yang mengetahui korban tergeletak di pinggiran badan jalan langsung memberikan pertolongan untuk diboyong ke RSUD Meureudu Pidie Jaya. 

“Kasus tabrak lari ini telah ditangani oleh pihak Polsek Ulim,” demikian Andy Nugraha Setiawan Siregar.(riz/c43)

Editor : bakri