Prohaba.co
Sopir Teunguet Pikap Terjun ke Irigasi
Senin, 30 April 2018 11:47 WIB
* Innova Dihantam Truk

SIGLI- Satu unit pikap Suzuki Carry  BL 8104 AO membawa sembilan warga dari Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, mengalami kecelakaan tunggal di ruas jalan nasional, di kawasan Gampong Mee, Tanjung Usi, Kecamatan Mutiara, Pidie, Minggu (29/4) sekitar pukul 05.00 WIB, dini hari.

Akibat kecelakaan itu, sembilan warga yang didominasi kaum perempuan harus dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Tgk Chik Di Tiro Sigli. Kesembilan warga menderita luka lecet dan terkilir tangan.

Hasil pemeriksaan polisi, lakalantas tersebut akibat sang sopir bernama Ridwansyah (45) warga Gampong Ateuk, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, diduga mengantuk (meuteunguet).

Berdasarkan informasi didapat Prohaba, dari sumber kepolisian, kecelakaan lalulintas itu terjadi saat pikap membawa rombongan keluarga itu berangkat dari Aceh Tengah menghadiri pesta perkawinan. 

Sekitar pukul 22.00 WIB, pikap berangkat dari Aceh Tengah dengan tujuan Kota Banda Aceh. Dalam perjalanan sang sopir sempat beberapa kali berhenti untuk melepas lelah.

Namun, saat melaju di ruas jalan nasional di Kabupaten Pidie. Disebut-sebut pikap melaju dengan kecepatan tinggi saat memasuki kawasan Kecamatan Beureunuen, mengingat jalan lurus. Naas, sesampai di kawasan Gampong Mee, Tanjung Usi sang sopir mulai diserang rasa kantuk. Akibatnya sopir hilang kendali dan menabrak tiang rambu lalulintas kemudian masuk ke dalam irigasi.

Warga sekitar menghubungi polisi, dan akhirnya para korban dievakuasi ke RSU Tgk Chik Di Tiro Sigli.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, kepada Prohaba, Minggu (29/4) mengatakan, saat lakalantas terjadi, pikap membawa sembilan warga dengan tujuan Banda Aceh. 

Para penumpang pikap antara lain, Yili Malius (43) dan Warakiah (15) serta Putri Miftahul Jannah (10), ketiganya warga Gampong Ateuk Jawo, Kota Banda Aceh.

Lalu,  Putri Indah (15), Safrina  (29), Desi Kumala (29) Wanidawati (50) dan M Ramadan (9) tercatat Warga Lam Teh, Aceh Besar. Sementara Irwan Yasin (44) warga Gampong Lambhuk Ulee Kareng, Banda Aceh. “Semua korban kini telah diizinkan pulang ke Aceh Besar dan Banda Aceh setelah sempat dirawat di RSU Tgk Chik Di Tiro Sigli,” pungkasnya.

Dari Meureudu, Pidie Jaya dilaporkan, mMobil minibus jenis Innova dengan Nopol  BL 1263 JA yang disopiri M Kasem (27) warga Gampong Peunayan, Kecamatan Nisam, Kota Lhokseumawe, Sabtu (28/4) malam sekira pukul 20.00 WIB, menabrak mobik dum truk D 8680 CQ yang disopiri Mukhlis, warga Gampong Mesjid, Kecamatan Panteraja, Pidie Jaya (Pijay) di ruas jalan negara persisnya di Gampong Paru Keude, Kecamatan Bansar Baru, Pijay. Tidak ada korban jiwa dalam kasus laka lantas tersebut.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, Minggu (29/4) mengatakan, ihwal peristiwa, mobil duntruk              melaju dari arah medan menuju ke arah Banda Aceh ke Medan. Sebaliknya mobil innova melaju dari arah Medan menuju Banda Ace.

“Ditengah perjalanan atau persisnya di Gampong Paru Keudee tiba-tiba saja mobil Innova hilang kendali sehingga lajunya semakin ke kanan badan jalan sehingga tarbrakan pun tak dapat terhibdarkan,” ujar Kapolres.

Akibat insiden Laka tersebut, kedua kendaraan ringsek berat pada bagian depan. Hanya saja kedua pengemudi tidak mengalami luka apapun.(naz/c43)

Editor : bakri