Prohaba.co
Mojok di Semak, Ngaku Dipalaki Dua Lelaki
Kamis, 26 April 2018 12:35 WIB
SIGLI - Walau hanya berstatus pelajar, remaja MR (18), warga Komplek Perumahan Gajah Aye, Kecamatan Pidie, sukses mengajak gadis MA (21) yang berstatus mahasiswi mojok di semak-semak tanpa diketahui apa urusannya. Belakangan keduanya mengaku dipalaki atau jadi korban pemerasan.

Diakui dua lelaki menggerebek lokasi mojok keduanya yang tentu saja jauh dari penglihatan orang lain, lalu merampas hape milik MR dan MA, setelah itu keduanya kabur. Hampir dapat dipastikan, seandainya keduanya tak ‘menyepi’ di semak-semak, mereka tak kan jadi korban pemerasan.

Insiden penggerebekan yang berakhir dengan aduan pemerasan itu, terjadi Senin (23/4) sekitar pukul 21.00 WIB. Sejauh ini tak diketahui secara pasti apa yang dibahas oleh MR dan MA di semak-semak kala malam hari itu.

Kejadian itu sendiri terjadi di semak-semak dekat Kampus Unigha Sigli, tepatnya di Gampong Baro Gapui, Kecamatan Indrajaya.

Duet perembuk di semak-semak, MR dan MA mengaku berhasil kabur dari dua lelaki yang diakui sempat menyekap mereka.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, melalui Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Mahliadi ST MM kepada Prohaba, Rabu (25/4) mengatakan, remaja MR dan gadis MA telah melaporkan kasus yang mereka akui sebagai perampasan itu ke polisi. 

Baik MR dan MA menuju semak-semak sekitar 20 meter dengan ruas jalan raya, menggunakan sepeda motor (sepmor) Supra 125 BL 5366 PAE. 

Namun, beberapa saat berduaan dalam suasana gelap, tiba-tiba mereka mengaku didatangi dua orang lelaki yang menggerebek lokasi. Lalu keduanya merampas hape milik MR dan MA.(naz)

Editor : bakri