Prohaba.co
Pencuri Sepeda Motor Dikeroyok Korban yang Masih ABG
Selasa, 17 April 2018 11:34 WIB
MEDAN - M Akbar Tarihoran (27) betul-betul salah target. Maksud hati menjadikan seorang remaja sebagai korban kejahatannya, justru sebaliknya sang korban yang menjebloskan ke penjara.

Cerita ironi ini terjadi ketika Akbar yang berdomisili di Jalan Mantri, Kampungaur, Medan Maimun berniat merampas sepeda motor milik Santoso (17). Modus yang digunakan tersangka tergolong klasik, yakni menuduh korban sebagai pelaku tabrak lari terhadap adiknya.

Jurus langsung dilancarkannya ketika Santoso mengendarai sepeda motor sendirian di Jalan Bromo, Medan Area, Senin (16/4). Bemodalkan rambut sedikit gondrong dan wajah sangar, Akbar langsung mengintimidasi Santoso dengan segala tuduhan yang bersinggungan dengan pasal pidana.

Namun, Santoso yang sadar tuduhan itu hanya fiktif belaka, balik menantang Akbar. Keduanya nyaris adu jotos di tengah jalan raya.

Kericuhan ini rupanya dilihat sejumlah teman Santoso yang langsung ikut campur dalam pertikaian itu. “Tersangka tidak sadar kalau TKP merupakan daerah domisili korban, sehingga ketika ada ribut-ribut, rekan-rekan korban langsung datang,” kata Kapolsek Medan Area Kompol J Girsang.

Para remaja ini kemudian memukuli Akbar secara membabi-buta. Akibatnya wajah sangar pelaku langsung berubah menjadi penuh kesakitan. Pelipis dan bibirnya berdarah, sedangkan pipinya membengkak hingga membuat matanya menyipit.

Derita fisik ini belum berakhir, karena setetelah diperiksa, penyidik menemukan unsur kejahatan yang melanggar Pasal 363 KUHPidana. Ancaman hukuman kejahatan ini kata Girsang mencapai lima tahun penjara.

“Kami menduga pelaku tidak beraksi sendirian. Diduga ada temannya yang membantu, namun melarikan diri ketika melihat pelaku dikeroyok massa,” ungkap Girsang seraya menambahkan sedang memburu pelaku yang kabur itu.(mad)

Editor : bakri