Prohaba.co
Pria tak Beridentitas Terkapar di Jalan
Senin, 16 April 2018 14:31 WIB
*Ada Bekas Ikatan di Kaki

MEDAN - Seorang pria tak beridentitas tergeletak di tengah jalan dengan kondisi penuh luka, Minggu (15/4) siang. Polresta Belawan mengaku belum memiliki informasi banyak dan masih menelusuri identitas korban.

Pria yang ditaksir berusia 45 tahun itu tergeletak di Jalan Pelabuhan Raya, Kecamatan Medan Belawan. Kondisinya sangat memprihatinkan dan ditengarai telah mengalami penyisaksaan berat. Selain ada luka lebam di bagian kening dan mulut hingga berdarah, korban juga tak mampu berdiri. Pria malang itu juga linglung sehingga tidak bisa diajak berkomunikasi.

Beberapa kali korban mencoba berdiri dan berjalan, namun jatuh tersungkur. Usaha ini dilakukannya berulang-ulang hingga menyebabkan luka di keningnya semakin parah akibat terbentur aspal.

Tak satu pun warga mengetahui sejak kapan korban berada di lokasi. Warga baru menyadari keberadaannya setelah diberitahu pengendara.

Posisi korban persis berada di pintu masuk Pelabuhan Belawan, sehingga sangat rentan dilindas kendaraan yang lalu-lalang. “Posisi awal dia di pulau jalan. Karena ditutupi rumput semak, kami gak ada yang tahu,” kata Siregar, warga setempat yang membuka warung minuman di dekat lokasi kejadian.

Siregar memastikan korban bukan warga setempat. Beredar informasi korban penduduk Sicanang yang berjarak empat kilometer dari lokasi kejadian. Ada dugaan korban dibuang kawanan perampok. “Kan masih ada bekas ikatan di kakinya, pasti dibuang perampok ini,” celetuk warga.

Namun seorang operator SPBU menyebut pria itu merupakan pencuri yang ditangkap saat beraksi Minggu (15/4) dini hari. Setelah ditangkap oleh pemilik rumah, pria itu langsung diserahkan ke polisi. “Rumah kawan saya yang dicongkelnya (dibobol), dia heran kok ada di sini malingnya, padahal tadi pagi sudah diserahkan ke polisi,” kata wanita tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Belawan AKP Yayang Rizki Pratama mengaku belum mendapat informasi banyak terkait pria tersebut. Korban menurutnya dievakuasi ke RS Prima Husada Cipta (PHC), Medan Belawan. “Sedang diselidiki, kita harapkan ada warga yang mengenal korban,” kata Yayang.(mad)

Editor : bakri