Prohaba.co
Edarkan Sabu-sabu, Dua Residivis Kembali Ditangkap
Selasa, 10 April 2018 12:26 WIB
LANGSA - Satuan Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Langsa menangkap dua residivis kasus narkoba di Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat. Keduanya kedapatan mengedarkan sabu-sabu.

Dari tangan mereka, polisi menyita 55,32 gram sabu-sabu seharga Rp 30 juta.

Dua residivis itu berinisial IB (38), warga Lingkungan II, Gampong Matang Seulimeng, dan MF (34) warga BTN Seuriget, Kecamatan Langsa Barat. Selain itu, Sat Res Narkoba juga meringkus seorang pemuda asal Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang berinisal RA (21) yang kedapatan hendak menjual ganja seberat dua kilogram.

Kasat Res Narkoba Polres Langsa, AKP Rustam Nawawi, menyebutkan IB dan MF merupakan residivis yang pernah divonis kasus sama selama lima tahun, Sabtu (7/4) sekira pukul 11.30 WIB. 

Saat itu, keduanya sedang berada di rumah IB, di Matang Seulimeng. Selain menyita 55,32 gram sabu-sabu, dari mereka polisi juga mendapatkan tiga butir pil merah bata yang belum diketahui jenisnya.

“Waktu kami gerebek rumah IB, dapat tiga butir pil merah bata di bawah tempat tidurnya. Sedangkan satu paket kecil sabu-sabu dan satu paket besar 55,32 gram sabu-sabu kami temukan di becak motor di depan rumah itu,” sebut Rustam kepada wartawan, Senin (9/4).

Kepada polisi, IB dan MF mengaku membeli sabu-sabu tersebut dibeli seharga Rp 30 juta dari seorang pria berinisial S di Kecamatan Pereulak Kota, Aceh Timur. Kini, S dinyatakan buron. 

Lalu, sabu-sabu itu mereka edarkan kembali di wilayah Kota Langsa.

Dari kedua pelaku, polisi juga menyita barang bukti lainnya berupa dua unit Hp Nokia putih, satu unit becak motor, dan satu unit sepeda motor Yamaha RX King hitam nomor polisi BL 4022 KU.

Kemudian, pada Minggu (9/4), sekira pukul 19.30 WIB, Sat Res Narkoba juga menggagalkan transaksi 2 kilogram ganja di Bukit Meutuah, Kecamatan Langsa Timur. Di sana, polisi menciduk seorang remaja tanggung berinisial RA (21) warga Gampong Pahlawan, Kecamatan Manyak Payed.

Rustam mengatakan, pengungkapan itu berkat adanya informasi dari masyarakat, akan adanya transaksi jual-beli ganja dalam jumlah besar. Lalu, polisi menyelidiki dengan cara undercover buy (penyamaran-red).

“Anggota yang menyamar sebagai pembeli. Setelah menyepakati tempat transaksi, di halaman Masjid Bukit Meutuah, Kecamatan Langsa Timur, polisi meringkus RA dengan dua kilogram ganja itu,” ujarnya.

Berdasarkan pengakuan RA, ganja itu didapatkan dari temannya berinisial L, yang kini butron. L merupakan warga di Aceh Tamiang.

Rencana dia, ganja tersebut dijual kembali oleh L seharga Rp 1,2 juta per kilogram.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, remaja tanggung ini serta barang bukti sudah dibawa ke Mapolres Langsa untuk penyidikan lebih lanjut.

Selain ganja, dari RA polisi juga menyita satu unit handpone  dan satu unit sepeda motor Yamaha Vixion putih nomor polisi BL 5097 YN.(zb)

Editor : bakri