Prohaba.co
Polda Sumut Tahan Wakapolres NTB
Jumat, 6 April 2018 11:21 WIB
* Tembak Adik Ipar Hingga Tewas

MEDAN - Polda Sumut menetapkan Kompol Fahrizal (41) sebagai tersangka usai menembak mati adik iparnya, Rabu (4/4) malam. Penyidik sudah memeriksa tiga saksi, namun motif pembunuhan ini belum ditemukan.

Aksi main tembak ini terjadi di rumah orang tua pelaku di Jalan Tirtosari, Gang Keluarga, Medan Tembung. Adik ipar pelaku, Jumingan (33) meninggal di tempat akibat tembakan. Petugas menyebut ditemukan enam butir selongsong peluru di lokasi kejadian.

Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, Kompol Fahrizal yang merupakan Wakapolres Nusa Tenggara Barat langsung menyerahkan diri ke Polrestabes Medan.

Paulus mengaku sangat kecewa karena tindakan perwira yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polrestabes Medan itu telah mencoreng institusi Polri. “Kita prihatin karena ini bukan pengungkapan sebuah keberhasilan, tetapi ada masalah yang melibatkan oknum yang menciderai instutusi kepolisian,” kata Paulus, Kamis (5/4).

Paulus mengaku belum mendapat laporan mengenai motif pembunuhan ini. Saat ini penyidik sedang mendalami keterangan tiga saksi, dua di antaranya merupakan ibu Kompol Fahrizal, dan istri korban. 

Dari pemeriksaan diketahui kalau Fahrizal sengaja datang ke Medan untuk mengunjungi ibunya yang sedang sakit. Tetapi kemudian terjadi hal yang di luar rencana, di mana ipar pelaku mengalami luka tembakan oleh pelaku sendiri. “Senjata milik pelaku sudah kita sita sebagai barang bukti,” ujarnya.

Informasi lain menjelaskan, pelaku datang ke Medan bersama istrinya. Pelaku dilaporkan sempat berbincang dengan ibunya dan korban. Istri korban, Heni Wulandari yang sedang membuat minuman di dapur mendengar keributan di ruang tamu.

Ketika dicek, Heni melihat Fahrizal sudah menodongkan pistol ke arah ibunya. Korban kemudian sempat mengingatkan tersangka agar menurunkan pistolnya. Namun justru korban yang menjadi sasaran pelaku. Jumingan tewas di tempat dengan enam luka tembakan.(mad)


Editor : bakri