Prohaba.co
Bus Rombongan Dara Baro Terjun ke Jurang
Senin, 2 April 2018 12:28 WIB
BIREUEN - Bus Cenderawasih BL 7593 ZA yang membawa rombongan pangantin (dara baro) dari Pidie, terjun ke jurang sedalam 10 meter di lintas nasional Bireuen-Takengon Km 11,5, Desa Teupin Mane, Kecamatan Juli, Bireuen, Jumat (30/3) sekira pukul 02.00 WIB. Akibat kecelakaan itu, beberapa penumpang dalam bus tersebut mengalami luka, dan langsung dievakuasi ke Pukesmas Juli Bireuen pasca kejadian. 

Informasi yang dihimpun Prohaba, sebelum kejadian bus Cenderawasih yang disopiri, Usman (50), warga Simpang Mamplam, Bireuen itu membawa 25 penumpang, dan merupakan warga Gampong Curieh Blang Me, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie. 

Sebelum naas itu, bus tersebut sempat hilang kendali saat melaju di jalur jalan tanjakan, diduga bus itu sempat mundur sehingga terbalik ke jurang sedalam 10 meter. Kecelakaan tunggal itu sedang didalami personel Satlantas Polres Bireuen. 

Sementara itu data korban yang berhasil diperoleh Serambi hingga Minggu (1/4) menyebutkan,  antara lain  Anita (30), mengalami nyeri dada,  Junilawati (38), luka robek di tangan, M Rajul (3,5) luka robek kepala. 

Lalu Lia (24), mengalami nyeri dada, luka robek di leher, luka lecet di bibir, Wahyuni (23), alami luka di bahagian kaki, Muliawati (23) juga mengalami luka robek di leher dan bagian kaki. Seluruh penumpang yang luka-luka itu tercatat sebagai warga Gampong Curieh Blang Me, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie. 

Kapolres Bireuen, AKBP Riza Yulianto melalui Kapolsek Juli, Ipda Algerya S kepada wartawan, membenarkan kejadian itu, seluruh penumpang itu merupakan rombongan yang ingin mengantar pengantin ke Takengon, Aceh Tengah. “Kasus kecelakaan tersebut sudah ditangani pihak Satlantas dan seluruh penumpang yang mengalami luka-luka sudah dievakuasi, dan kini sedang menjalani perawatan di Pukesmas Juli serta Rumah Sakit Bireuen Medical Center (BMC) Juli,” ujarnya. (c38)


Editor : bakri