Prohaba.co
Oknum Polwan Diadukan ke Polda Sumut
Kamis, 29 Maret 2018 11:26 WIB
MEDAN - Oknum polisi wanita (Polwan), Briptu A diadukan seorang makelar mobil ke Polda Sumut setelah dituduh melakukan penipuan dalam tranksai jual beli Suzuki Ertiga. Korban mengaku dirinya sudah terlanjur menyerahkan uang Rp 52,5 juta.

Hendra (45) warga Perumahan Cemara Asri, Percut Seituan, Deliserdang menuturkan, kasus ini bermula saat dia membeli mobil Suzuki Ertiga dari Briptu A seharga Rp 52,5 juta. Ketika itu A menjelaskan kalau mobilnya masih dalam proses kredit, sehingga BPKB masih berada di perusahaan penjamin peminjaman. “Tapi dia bilang begitu uang saya serahkan, dia langsung melunasi sisa cicilan. Terus BPKB diserahkan ke saya,” kata Hendra, Rabu (28/3).

Namun karena hingga batas waktu yang ditentukan BPKB tidak juga diserahkan, Hendra berinisiatif mengecek status mobil itu perusahaan penjamin peminjaman. Dari situ diketahui kalau mobil itu tidak ada dalam daftar kredit. “Ternyata ada pemalsuan identitas. A pernah cicil mobil di leasing itu, tapi bukan Ertiga yang dijual kepada saya, tapi Honda Jazz,” beber Hendra.

Hendra mengaku sudah beberapa kali dimediasi bertemu untuk menyelesaikan masalah ini. Dalam pertemuan itu Hendra meminta pembelian mobil dibatalkan dan A harus mengembalikan seluruh uang yang sudah diserahkan korban. “Dia gak mau, makanya saya laporkan ke Reskrim,” sambung Hendra.

Hendra yang merupakan pengusaha penjualan mobil bekas ini awalnya berniat memajang mobil Suzuki Ertiga itu di showroom miliknya. Namun karena tidak dibekali surat kepemilikan sah, ia terpaksa memarkirkan mobil itu di rumahnya. “Saya tak berani bawa, takut bermasalah di jalan,” tutupnya.(mad)

Editor : bakri