Prohaba.co
Pemuda Baktiya Ditangkap Saat Mencuri Lagi
Selasa, 27 Maret 2018 12:20 WIB
LHOKSUKON – Fadli (22) pemuda asal Matang Raya Timur Kecamatan Baktiya Kabupaten Aceh Utara, ditangkap warga saat hendak mencuri sepeda motor (sepmor) di kawasan Desa Mancang Kecamatan Samudera, Aceh Utara pada Senin (26/3). Belakangan diketahui pemuda itu pernah dilaporkan ke polisi dalam dugaan kasus pencurian sepmor Beat warna merah putih dengan Nomor polisi BL 3240 SO di kawasan Tanah Jambo Aye pada 6 Maret 2018 lalu. Sepmor tersebut milik Safwadi (38)  Desa Mon Sukon Kecamatan Baktiya Kabupaten Aceh Utara.

Informasi yang diperoleh Prohaba, sekitar pukul 10.00 WIB, pemuda itu hendak mencuri sepmor yang diparkir di pinggir jalan nasional kawasan Desa Mancang. Ketika memasukkan kunci T untuk menghidupkan sepmor tersebut, diketahui pemiliknya. Lalu pria itu langsung ditangkap warga kemudian diserahkan ke Polsek Samudera.

Dalam proses penyelidikan, tersangka mengakui pernah mencuri sebelumnya di kawasan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, sehingga pemuda itu langsung diserahkan ke Polsek Tanah Jambo Aye. Sedangkan di Samudera berhasil digagalkan warga.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye  Iptu Zulkifli Harahap kepada Prohaba kemarin menyebutkan, pada Selasa (20/3) Yusmadi keponakan korban meminjam sepmor Beat pergi ke pasar ikan lama berjualan kain di kawasan Tanah Jambo Aye. Lalu memarkir sepmornya di lorong jalan pasar tersebut.

Tak lama kemudian mendapat informasi dari warga sepmor yang dikenderainya itu sudah dicuri, lalu segera ke lokasi parkir untuk memastikannya. “ternyata memang sepmornya tak ada lagi di lokasi parkir,” katanya. Setelah memberitahukan pamannya, Safwadi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanah Jambo Aye.

“Ternyata dalam kasus itu juga melibatkan seorang mantan TNI AD, Doni Maradona (53) warga Kabupaten Aceh Tengah. Namun, sekarang pria itu sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” katanya. Kini kasus tersebut dalam proses penyidikan, dan petugas sudah memanggil sejumlah saksi untuk pengembangan selanjutnya.(jaf) 


Editor : bakri