Prohaba.co
Loncat Dari Tower 30 Meter, Ridwan Patah Kaki
Kamis, 22 Maret 2018 12:14 WIB
* Diduga Putoh Kawat 

BANDA ACEH - Ridwan (44), warga Dusun Kampung Blang, Kecamatan Blangbintang, Aceh Besar, nekat meloncat dari tower setinggi 30 meter, Rabu (21/3) sekira pukul 11.30 WIB. Pria yang belakangan diketahui punya riwayat putoh kawat (gangguan jiwa) itu hanya mengalami patah kaki kiri dan pembekuan darah di otak.

Peristiwa yang menghebohkan warga itu terjadi di Gampong Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar. 

Kapolresta Banda Aceh, AKBP Trisno Riyanto SH, melalui Kapolsek Krueng Barona Jaya AKP Rusli, menyebutkan, pria kelahiran Bung Bakjok, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar itu, diduga mengalami gangguan jiwa, sehingga nekat melompat dari atas tower setinggi 30 meter. 

Hal itu makin dipastikan kebenarannya setelah ditemukan sejumlah surat dari sepeda motor Honda Supra yang dikendarai korban dan berada di lokasi. “Sejumlah surat yang ditemukan itu tertera form Rumah Sakit Jiwa. Dugaan kami korban alami gangguan jiwa, sehingga nekat melakukan aksi tersebut,” sebut Rusli kepada Prohaba, Rabu (21/3). 

Ia menjelaskan pada saat korban melompat tidak ada seorang pun saksi mata yang melihat langsung korban melompat dari atas tower yang terpaut sekitar 5 meter dari jalan kecamatan itu. 

Namun, kata Rusli, pada waktu itu, seorang perempuan bernama Mutia Wati, tengah melintas dan sempat melihat tubuh korban melayang di atas udara. Namun, pada waktu itu, saksi mata ini tidak mengira yang jatuh itu tubuh manusia, melainkan Mutia Wati berpikir itu sebuah benda. “Karena suaranya cukup keras, sehingga saksi pun berhenti untuk memastikan benda yang jatuh itu. Begitu dekat dengan dengan tower, baru dia tahu, ternyata yang jatuh itu tubuh manusia, lantaran tendengar rintihan kesakitan korban,” kata Rusli kepada Prohaba, Rabu (21/3).

Peristiwa itu pun langsung dilaporkan ke pihak polisi, lanjut AKP Rusli, yang menuju ke lokasi bersama anggotanya. Begitu tiba di sana dan melihat korban dalam kondisi sekarat, pihaknya meminta bantuan ambulans puskesmas kecamatan untuk membawa korban ke RSU Zainoel Abidin, Banda Aceh. “Pada saat melompat, besar dugaan korban tidak langsung jatuh bebas ke tanah. Melainkan sempat terjadi benturan di tiang tower baru tubuhnya menghantam pagar tower yang mengalami rusak parah,” ungkap Rusli. 

Ia juga menjelaskan dari keterangan warga setempat, korban sudah dua kali terlihat berada di sekitar tower. “Warga sudah melihatnya dua kali. Kejadian kemarin, berarti korban sudah yang ketiga kali menuju ke sana,” sebut Rusli. 

Tapi, lanjutnya warga setempat tidak ada yang menaruh curiga. Karena, selain bukan warga Rumpet, sepintas dilihat Ridwan tidak menunjukkan gelagat mencurigakan, seperti alami gangguan jiwa, sehingga warga pun mengira Ridwan seorang petugas tower. “Sampai saat ini korban masih dalam penanganan di RSU Zainoel Abidin. Korban alami patah kaki kiri dan pembekuan di otak. Pada waktu ditemukan jatuh dari tower itu, korban mengenakan helm. Mungkin kondisinya akan lebih parah, kalau korban tidak mengenakan helm,” demikian Rusli.(mir) 

Editor : bakri

Aceh-besar Populer