Prohaba.co
Transaksi Jual Beli Narkoba, Dua Warga Dicokok
Senin, 19 Maret 2018 12:31 WIB
MEULABOH - Polres Aceh Barat, Sabtu (17/3) sekira pukul 18.00 WIB, menangkap dua warga asal Kecamatan Johan Pahlawan Aceh Barat, terkait kasus narkoba. Selain menangkap keduanya pada sebuah pondok kolam ikan di Desa Suak Ribe Kecamatan Johan Pahlawan itu, polisi juga menyita barang bukti (BB) ganja dan sabu-sabu dari tersangka.

Hingga Minggu kemarin, polisi masih mengembangkan dan mendalami kasus narkoba tersebut. Kedua pria yang dibekuk polisi dari Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres itu, hari-hari berprofesi swasta.

Kedua tersangka adalah MH (31) warga Suak Ribe dan T (26) warga Kuta Padang. Sedangkan BB yang disita meliputi 2 bungkus narkotika jenis ganja seberat 43,5 gram, 2 plastik bening tembus pandang yang di dalamnya diduga sabu, 1 sped kaca dan mancis.

Informasi diperoleh Prohaba kemarin, penangkapan kedua warga tersebut setelah polisi mendapat laporan adanya praktik jual beli ganja dan sabu. Polisi melakukan penyelidikan serta membekuk kedua pelaku pada sebuah pondok. Barang bukti sempat dibuang oleh pelaku, namun berhasil diamankan oleh petugas. Polisi akhirnya membawa pelaku ke Mapolres guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Aceh Barat AKBP Raden Bobby Aria Prakasa SIK melalui Kasat Narkoba Iptu Bukhari, kemarin mengatakan, penangkapan pelaku setelah polisi menyelidiki. “Kasus ini masih kita kembangkan dan dalami untuk diperoleh keterangan BB diperoleh dari mana dan siapa saja,” katanya.

Ditambahkan, sejauh ini kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan. Demikian juga dari pemeriksaan bahwa terungkap BB diperoleh tersangka dengan cara membeli dari seseorang warga asal Nagan Raya yang kini masih diburu.

Kapolres melalui Kasat Narkoba mengungkapkan kedua tersangka dijerat dengan Undang-undang (UU) Nomor 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling lama 12 tahun penjara. “Kami kembali mengimbau masyarakat yang mengetahui terhadap praktik narkoba untuk dilaporkan ke polisi sehingga pelaku ditangkap,” katanya.(riz)

Editor : bakri