Prohaba.co
Parkir Mobil di Badan Jalan, Sopir Toyota Calya Diamuk Massa
Jumat, 16 Maret 2018 11:17 WIB
* Ternyata Pria Putoh Kawat

SIGLI - Seorang pria muda, KR (38) yang mengemudi Toyota Calya B 1807 KS, babak belur diamuk massa di ruas jalan nasional, kawasan pasar Grong-grong, Kecamatan Grong-grong, Pidie, Senin (12/3) sekitar pukul 23.30 WIB. Aksi itu tepatnya terjadi di depan warung makan Aree Jaya. 

Amuk massa terhadap KR yang belakangan diketahui tercatat sebagai warga  Kp Pahaman Desa Jati Mekar, Kecamatan Jati Asih, Kota Bekasi, Jawa Barat, 

terpicu oleh aksi KR yang memarkir mobilnya sembarangan, sehingga menghadang perjalanan bus penumpang dan mobil pribadi lainnya yang melaju menuju Medan (Sumatera Utara). 

Berawal dari dakwa dakwi, akhirnya berujung pada pemukulan terhadap KR. Pria itu menjadi sansak hidup warga yang melayangkan sumpah serapah serta bogem mentah. 

Belakangan sumber dari pihak kepolisian menyebutkan, bahwa KR mengalami gangguan jiwa atau putoh kawat. Selain KR menjadi sasaran amukan massa, Toyota Calya warna hitam yang dikemudikannya ikut dirusak massa.

Insiden amukan massa terhadap KR bersama mobilnya, diketahui dari video yang beredar di media sosial (medsos). Video itu memperlihatkan mobil warna hitam milik KR mengalami pecah kaca depan dalam amukan massa tersebut. Dalam video itu juga terlihat polisi meleraikan amukan massa dengan mengamankan KR dari amukan, dan membawa pria itu ke Rumah Sakit Umum (RSU) Tgk Chik Di Tiro Sigli.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Mahliadi ST MM, kepada Prohabai, Selasa (13/3) mengatakan, berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, bahwa KR diamuk massa di jalan Banda Aceh - Medan kawasan pasar Grong-grong. 

KR mengemudi Toyota Calya B 1807 KS, tanpa penumpang dari arah Banda Aceh menuju Medan. Namun, sesampai di kawasan pasar Grong-grong, KR menghentikan mobilnya di badan jalan. Akhirnya sekitar sepuluh unit bus penumpang dan mobil pribadi lainnya tidak bisa melanjutkan perjalanan.

Aksi yang dilakukan KR menghadang mobil lain tidak bisa melanjutkan perjalanan memantik emosi warga. Sehingga terjadilah amukan warga terhadap KR dan mobilnya menjadi sasaran amukan massa. “Anggota Polsek Grong-grong cepat datang ke lokasi saat diberitahukan warga. Kita mengamankan KR dengan membawa ke RSU Tgk Chik Di Tiro Sigli untuk mendapatkan perawatan medis,” ungkapnya.

Ia menambahkan, berdasarkan keterangan keluarganya kepada polisi, bahwa kondisi kesehatan KR mengalami gangguan jiwa. Sehingga KR telah diserahkan kepada keluarga yang diwakili Tgk Ridwan. “Kami telah menyerahkan KR kepada Tgk Ridwan mewakili dari keluarga KR, mengingat KR mengalami gangguan jiwa,” demikian AKP Mahliadi.(naz)

Editor : bakri